To All the Boys I’ve Loved Before – Jenny Han

20150418_100836

Judul: To All the Boys I’ve Loved Before
Penulis: Jenny Han
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penyunting: Selsa Chintya
Penerbit: Spring


To All the Boys I’ve Loved Before (yang selanjutnya saya singkat menjadi TATBILB) adalah novel YA yang sangat menarik.

Saya membaca novel ini di penghujung hari yang padat tanpa berpikir panjang. Sekitar pukul setengah sepuluh malam saya memulai dan … saya tidak bisa menutupnya sebelum mencapai akhir. Saya seolah lupa betapa lelahnya tubuh dan pikiran saya malam itu hanya untuk menyelesaikan kisah Lara Jean. Yang sayangnya, tidak selesai di buku ini.

Saya sudah mendengar bahwa TATBILB itu punya buku kedua, tapi saya tidak pernah mengira bahwa kedua buku itu bersambung yang sebersambung ini. Maksudnya, saya pikir TATBILB itu seperti Harry Potter, tiap buku punya kisah sendiri tapi pada akhirnya saling merangkum. Begitu menyelesaikan novel ini bulan lalu, saya langsung mencari novel keduanya dan ternyata baru terbit akhir Mei. Duh, berapa lama saya harus menunggu? 😦

Baiklah, mari akhiri sesi curhatan. Saatnya fokus pada review.

Sinopsis

Margot, kakak Lara Jean, adalah sosok yang membuat rumah keluarga Covey selalu teratur. Margot bagai ibu bagi Lara Jean dan Kitty, gadis Song paling muda. Margot selalu ada buat adik-adiknya, paling dewasa dan bijaksana, dan punya pacar bernama Josh yang sudah dianggap sebagai bagian keluarga juga. Tapi tahun ini Margot harus pergi ke Skotlandia.

“Semuanya akan berubah.”

“Sungguh, tidak ada yang akan berubah. Kita tetap gadis-gadis Song untuk selamanya, ingat?” (h. 29)

Mereka semua belum cukup terbiasa dengan rumah tanpa Margot. Lara Jean belum cukup terbiasa. Dia menabrakkan mobil Margot ketika mengendarainya. Dia tidak bisa menjadi kakak seperti seorang Margot bagi Kitty. Dia justru membuat gadis kecil itu marah besar. Oh, itu semua belum menjadi masalah paling besar. Masalah paling bersar itu justru datang belakangan.

Surat-surat cinta Lara Jean terkirim. Lima lembar surat cinta Lara Jean untuk masing-masing cowok yang pernah (atau masih) dicintainya terkirimkan!

Salah satu surat itu ditujukan untuk Josh, pacar Margot.

Sejak saat itu, segalanya tidak bisa sama lagi. Dunia Lara Jean yang selalu teratur dan monoton sekarang berputar tidak terkendali.

Kisah Persaudaraan dan Keluarga

Hal yang paling menarik dalam novel ini bagi saya adalah bagaimana mereka bertahan tanpa sosok ibu. Bagaimana hubungan persaudaraan Margot, Lara Jean, dan Kitty berkembang. Bagaimana mereka bertiga saling melengkapi di rumah. Bagaimana merea menjadi saling bergantung (khususnya bergantung pada Margot).

Selepas kepergian Margot, Lara Jean dan Kitty harus bahu-membahu mengurus rumah keluarga mereka. Mereka berdua dan sang ayah harus terus menjalani hidup seperti biasa. Mengambil alih tugas-tugas Margot, berbagi tanggung jawab bersama, dan hidup.

Menyenangkan sekali membaca kehidupan keluarga Covey selepas kepergian Margot. Bagaimana Lara Jean mengemban tanggung jawab yang dulunya dimiliki Margot. Bagaimana Kitty terlibat aktif dalam urusan rumah tangga. Bagaimana mereka masih mengadakan kegiatan keluarga bersama Margot meski terpisah jauh.

Rasanya sangat menyenangkan mengikuti kisah keluarga Lara Jean dalam TATBILB.

Peter dan Josh

Kejutan paling besar dalam novel ini terletak pada Peter. Sedari awal, nama cowok yang terdengar dalam TATBILB adalah Josh. Josh, Josh, dan Josh. Saya juga menyukai Josh seperti keluarga Covey menyukai Josh.

Lalu, munculnya Peter. Peter muncul pertama kali ketika Lara Jean menabrakkan mobil Margot. Peter muncul lagi ketika surat-surat Lara Jean terkirim. Peter adalah salah satu cowok yang sempat disukai Lara Jean—bahkan Peter adalah ciuman pertama Lara Jean. Sejak saat itu, sosok Peter semakin sering muncul dalam hidup Lara Jean.

Setelah Josh  yang menjadi menyebalkan setelah menerima surat Lara Jean, saya langsung jatuh cinta pada Peter. Oke, Peter itu tergolong sombong, sedikit seenaknya, dan penuh percaya diri. Tapi dia punya sisi-sisi manis begitu kita membaca TATBILB semakin jauh.

Dan pada akhirnya saya tidak bisa tidak mencintai Peter. Seperti Lara Jean yang perlahan juga mencintainya.

Peter jugalah yang mendorong Lara Jean keluar dari ketakutannya. Selama ini Lara Jean tidak pernah sekali pun berani mengungkapkan perasaannya. Gadis itu cukup puas dengan menuliskan surat-surat. Pertemuannya dengan Peter membuat Lara Jean berhasil melangkah.

“Kau lebih suka mengarang versi fantasi seseorang di kepalamu daripada bersama dengan seseorang yang nyata.” (h. 332)

TATBILB adalah novel YA kontemporer yang sangat menyenangkan. Dengan permasalahan khas remaja yang diangkat, persoalan keluarga, dan hal-hal cewek. Saya sangat menikmati TATBILB dan sangat menantikan kelanjutannya. *berdoa semoga segera terbit*

Saya merekomendasikan novel ini bagi siapa pun yang menikmati YA. TATBILB adalah salah satu YA yang wajib dibaca. 🙂

Advertisements

38 thoughts on “To All the Boys I’ve Loved Before – Jenny Han

  1. Review-nya Wardah jauh lebih membantu dan bikin penasaran daripada review-review di Goodreads. huhuhu. Thank youu. Soalnya kalau liat di Goodreads kayaknya isinya cuma tentang novel letter-based gitu, dan jujur aku rada bosen sama konsep begitu. But now I officially want this.

    p.s. tadinya ngintip review ini karena lagi consider beliin buku ini buat temen (walau yang bahasa inggris, karena dia pengen baca buku bahasa inggris yang gampang), dan pengen tau cocok atau nggak. Sekarang jadi pengen sendiri. :/

    p.s.s. wordpress kenapa sering eror ya layoutnya, Dah? Udah lumayan lama, nih. Kadang aku harus refresh 2-3x tiap buka blog wp baru ‘bener’ tampilannya. :/

    • Wah senang kalau membantu
      Kalau menurutku sendiri surat-surat itu cuma awal konflik
      Konflik dan hal-hal menyenangkan (yang ga banyak aku singgung di sini karena nanti bisa kepanjangan haha) dalam novel ini justru terjadi setelah itu
      Secara pribadi aku sukaaa banget sama novel ini dan merekomendasikannya pada siapa pun yang mau menikmati YA yang bagus

      PS. ikut blogtour aku juga boleh lho Kak wkwk, terjemahannya enak sih menurutku.

      PSS. Eh iyakah? Aku sih enggak, tapi pas onlen di kampus iya. Banyak juga yang masalah kalau bukan pakai speedy. Kak Yuu pakai speedy?

  2. owuooo~ sebuah kejutan bagi saya karena baru di review ini ada yang nyebutin kalau Peter itu adalah ciuman pertamanya Lara Jean. ihiw! eh, apa mungkin di review(s) sebelumnya juga ada yang nyebutin tapinya aku yang nggak sadar ya? ah, pokoknya mah aku baru tahunya di sini. hehe. but it’s okay lah, itu mah nggak termasuk spoiler kok. makasih loh udah ngasih tahu. ejiyeee Lara dan Peter~ *apasih* 😀

    aku yang belum baca novel ini pun sebenarnya sudah tergila-gila sama Peter. ya gimana nggak ya, hampir tiap reviewer mengatakan kaalu mereka pada jatuh cinta juga sama Peter. tuh kan, termasuk reviewer yang ini juga. Peter yang kutahu adalah tipe bad boy, cowok terkeren di sekolah, dan sesekali bersikap manis yang bikin Lara pun kelepek-kelepek.

    oh ya, terima kasih lagi buat infonya mengenai buku sambungannya ternyata benar-benar bersambung. awalnya aku sempat mengira hal yang sama kalau TATBILB punya cerita sendiri karena ada yang bilang di buku kedua itu kisah Peter dan Lara akan dijelaskan dan dikisahkan lebih spesifik lagi. hanya saja aku tidak tahu seberapa besar porsi sambungannya itu? apakah mewakili sebagian besar cerita yang sudah dipaparkan di buku pertama ini atau bagaimana.

    but, anyway, aku tetap penasaran pengin banget baca TATBILB ini dan sudah mark as to-read deh si P.S. I Love You itu di goodreads. 😀

    • Eh iya ya ampun maaf ya jadi kasih tahu soal ciuman pertama Lara Jean >_>

      Akhir TATBILB ini benar-benar menggantung. Menggangtung yang semenggantung-menggantungnya dan bikin penasaran setengah mati karena banyak ketidakjelasan. Jadi, yah jawaban buat akhir TATBILB ini ada di P.S. I Love You. *masih sabar menunggu juga*

  3. Aku juga berpikir TATBILB ini bakalan kayak Harry Potter gitu. Meski bersambung tapi masih-masig jilid punya cerita sendiri, ternyata endingnya tetep bikin penasaran ya wkwkwk.
    BTW dari 5 surat yang terkirim, kok cuma 2 ya paling sering dibahas dimana-mana. Yang lain nggak ada ceritanya apa cuma selewat aja?
    Yang paling bikin penasaran buat saya sih : “Lara nulis surat buat Josh itu saat Josh udah jadi pacar Margot apa belum sih?”

    • Habis yang lain selewat lalu sih, tapi kalau penasaran dari tiga yang tidak disebutkan itu, satu tidak mencapai penerimanya dan dua mencapai (tapi tidak menimbulkan apa pun dalam hidup Lara Jean).
      Jadi ya tidak heran kalau yang dibahas itu surat Josh dan Peter aja hihi.

      Kalau pertanyaan paling bawah … baca sendiri aja ya supaya penuh kejutan. XD

  4. TATBILB ini ada berapa seri sebenarnya? Aaaa suka sama gadis-gadis Song, apalagi Kity yang masih unyu-unyu gitu~ surat Lara itu dikirim siapa sih, kok iseng?hahaha tapi isengnya nyenengin sih muehehe. Karakter Josh sama Peter emang ditonjolkan di novel ini ya, aku penasaran Josh atau Peter ya yang mendominasi hati para readers *semoga aja Peter* overall, reviewnya sudah bagus tapi minim quotenya ; ; soalnya biasa nyari-nyari quote gitu deh biar dijadiin status(?)

    • Untuk seri … saya juga kurang tahu nih. Mungkin penulisnya bisa menjawab. 😀

      Ahahaha maaf ya, bacanya udah dari bulan lalu dan lupa catat quote apa saja yang bagus. Paling tidak jadi bisa cari sendiri di buku nanti.

  5. Wah, reviewnya enak dibaca banget. Semoga aja gak jauh beda dengan saat baca bukunya, hehe. Ohiya kak, katanya endingnya gantung yah? Tapi, semua latar belakangnya dijelaskan dan gak gantung kan, Kak? Misal, jawaban salah satu kalimat dari blurbnya “Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan—entah oleh siapa.”?

    Jadi, karena ceritanya asik dan renyah, apa bisa mengurangi kekecewaan? Hehehe. Ya, meski begitu, rating yang diberikan tidak pernah mengecewakan nih.

    Oh ya Kak, rating kakak untuk novel ini? Sempurnakah? Wkwkwk.

    • Terima kasih 🙂

      Soal itu terjawab kok. Yang belum terjawab itu malah masalah baru yang muncul setelah itu.

      Kalau rating, saya kasih 4/5. Ga bisa kasih sempurna karena ending-nya terlalu menggantung. XD

  6. Wahh Lara rajin banget, ya buat surat #walaupunsuratkenangancinta untuk satupersatu orang yang disukainya. Kalau aku sihh akuu tulis dalam hati aja hehehehe, males ah nginget masa laluuu~

  7. Peter, Peter, Peter.

    Dari awal ikut blogtour sampe disini (terakhir), aku cuma ingat satu nama tokoh pria itu. Padahal, surat Lara Jean ada 5 yaakk. Huuu, mungkin karena beberapa blogger juga nge-idola-in tokoh Peter, jadi aku ikut tertarik dengan tokoh ini.

    Semoga~~ rezeki hadiah novel ini buatku ada disini :v aku juga pengen tenggelam di kisah Lara Jean ma Peter. Dari bocoran pertemuan mereka aja kayaknya so sweet manis 😀

  8. Suka reviewnya karena enak dibaca dan enggak belibet hehehe… demi apa rasanya pengin garuk tembok pas tahu ternyata TATBILB berkelanjutannya di P.S I Love You… hadeh, baca TATBILB aja belum dibaca. Argh! Wahai Peter versi dunia nyaata, datanglah padaku.
    Pengin ikut ngerasain jadi cewek Song kayaknya seru iihihi…
    itu suratnya yang ngirim SIAPAAA sih? eerrrr

  9. Lho, jadi semacam kurang greget gitu apa gimana? Bukannya seru kak kalo pas bikin penasaran? Aku pengen baca juga soalnya. eh nggak cuma pengen baca, pengen punya. Kok ini di hampir semua blog yang ngadain tournya TATBILB ngebahas Josh sama Peter aja? Hehe. bahasa reviewnya enak dibaca, kak. nggak kaku jadi lebih paham soal ceritanya walau di semua blogtour udah ngebahas ceritanya (?)

  10. Selalu suka deh baca review yang dikotak-kotakin (apaaa ya namanya) kayak “Kisah Persaudaraan dan Keluarga”, “Peter dan Josh” gitu. Enak bacanya.

    Di review ini aku juga baru tau kalau oh jadi cerita buku satu ini segantung itu? Aku kira ada penyelesaiannya juga. Berarti dari awal penulisnya udah niatan bikin sekuel gitu ya. Ahahahaha. Berarti Spring harus banget nerjemahin buku selanjutnya, cuma pasti bakal lama karena dari sananya aja belum terbit.

    Btw, dari segi layout dan terjemahannya inu dijamin enak kan, Mbak? Aku belum pernah baca terbitan Spring, makanya pengen banget nyobain baca. Tau-tau Spring nerbitin buku ini dengan cover asli lagi, waaah jadi tambah pengen. Lara Jean di cover cantik ya btw. Hehehe.

    • Terima kasih 🙂

      Iya, terjemahannya enak kok. Ngalir.
      Kalau layout sih menurut saya sama kayak Haru, terlalu kecil margin-nya, tapi ga terlalu mengganggu kok. Tetep enak dibaca.

  11. seru ih baca reviewnya… bagus mbak 🙂
    cara mereviewnya bagus dan memang novelnya juga bagus. jadi tulisannya makin bikin pembaca reviewnya penasaran sama isi dari novelnyaaa >_<
    Gimana nasib Lara yaaa…

    Dias Shinta Devi
    @DiasShinta

  12. Sampai sekarang aku bingung, hubungan kepergian Margot dengan terkirimnya surat-surat Lara Jean itu apa ya? Atau itu hanya pengantar cerita? Lalu, Margot dan Josh itu masih berhubungan (pacaran) atau sudah putus? Entah mengapa, dengan kehadiran Josh sebagai tokoh ‘agak’ utama di novel ini, aku merasa kalau Josh itu sudah putus dengan Margot, sehingga waktu Josh dekat dengan Lara Jean, ada sesuatu yang tidak enak antara kakak dan adik ini. Ahh~ Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul kalau belum baca novelnya 😐

    • Kepergian Margot ada benang merahnya sama terkirimnya surat-surat Lara Jean kok. Secara tidak langsung. 😀

      Kalau pertanyaan yang bawah … baca aja bukunya langsung! Hihi.

  13. Kok makin kesini makin banyak pieces-pieces baru ya yang bisa merangkai alur ceritanya. Tapi jadi makin penasaran.

    Eh iya, jadi ceritanya belum seselesai itu toh? Waah, P.S. I Love You itu ternyata bukan hanya seri, tapi juga penyambung kisah TATBILB ya? Ini semacam satu buku yang dibikin dua.

    Dan eh iya lagi, bakal ada filmnya juga. Waaah, jangan sampai deh belum baca bukunya sebelum tayang filmnya ><

  14. scroll scroll eh si dion belum komen yak. berarti semoga ini jatahku buat menang XD
    Reviewnya wardah baguus, bikin penasaran tanpa spoiler. **IYKWIM
    Aku suka nama tokoh perempuannya, Lara Jean.. cewek banget gitu. terus Joshnya juga..berasa ganteng kekar macho gitu deh (halah) (fokus, Vin, fokus)
    Sebenarnya penasaran juga, kayak gimana aja sih cowok cowok yang pernah Lara sukain itu … **makin penasaran**

  15. Dari sekian review yang aku baca dalam rangkaian blog tour, tidak ada yang menyebutkan apa yang terjadi dengan 3 cowok lain yang di sukai Lara?
    Kan ceritanya ada lima surat untuk lima cowok, nah tapi konflik yang selalu muncul di review adalah peter dan josh. Nah kemana 3 lagi?

    Pertanyaan yang tidak kunjung dapat jawabannya. Bahkan di review manapun gak ada yang kasih clue tentang ketiga cowok itu. Bukannya apa sich, soalnya konflik pembangun cerita ini kan surat Lara yang terkirim secara misterius, jadi setidaknya ada donk sedikit aja gimana nasib cowok-cowok lain yang disukai Lara ….

    Kayaknya memang harus (wajib) punya buku ini. Paling Bagus lagi kalau menang GA hehe #Modus

  16. Ya seperti blog lainnya banyak yang ngedepankan tokoh peter dan josh, tapi rada kaget kalo tau sih piter ciuman pertama Lara..hehehe
    Awalnya bingung dari bloghost sebelumnya dibilang kalo ending dari novel ini menggantung gak taunya buku ke2 bisa dibilang lanjutannya toh..ya kalo gak tau cerita ini bakal ribet ya baca buku ke2…

  17. Beneran deh aku penasaran banget sama buku ini, secara surat itu loh, karena cinta pertama saya juga sangat terkait dengan surat-surat fisik itu, dengan amplop dan perangkonya. Sungguh menawan. Nice review Wardah, bikin mupeng.

  18. Setelah baca beberapa review diblog lain dan disini, saya jadi lebih penasaran lagi dengan kisah Lara Jean dan bagaimana dia mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul. Saya juga dengan Margot, bagaimana reaksinya setelah tahu kalau Lara Jean juga pernah mencintai Josh. Nggak kebayang deh!

    Peter!! Hampir semua blog yang mereview buku ini, menyukai dan jatuh hati pada sosoknya. Makin penasaran juga sih, apa yang membuat Peter disukai semua orang.

    Oiya, review-nya sedikit banyak membantu saya untuk lebih tahu tentang novel ini, meskipun sebenarnya ada yang kurang. Tidak ada kelebihan maupun kekurangan novel ini. Mungkin jika ada, pembaca lebih tahu kelebihan maupun kekurangannya. Dan satu lagi nih, kasih rating buat buku ini ya kak! Biar pembaca tahu, seberapa bagusnya sih novel ini dari 1-5 bintang menurut kakak^^

    • Hehe maaf ya ketika menuliskan review saya lagi tidak cukup fit. Karena itu tidak mencantumkan kelebihan dan kekurangan novel ini.

      Kalo rating, saya kasih 4 dari 5 bintang. 🙂

  19. beneran ini novel bikin penasaran. Walaupun cuma baca sekilas, cerita menarik. semoga saja saya beruntung bisa mendapatkan bukunya.

  20. baru tau kalo peter adalah ciuman pertama lara *A*
    jadi makin penasaran sama kisah seorang lara jean, aku malah nebak” kalo yang ngirim surat lara itu margot XD #plakk
    dan yang paling aneh adalah, kemana 3 cowok lain yang menerima surat lara >w<)/ selama ikutin blogtour, gak ada yang nyebutin ke 3 cowok lainnya, atau jangan" mereka ber-3 akan muncul dibuku ke-2 *A*)a

  21. Sejak melihat kovernya, saya sudah suka. Saya pikir awalnya hanya fokus pada kisah cinta. Ternyata, ada kisah tentang keluarga juga. Jadi, Margot ke mana?
    *ish, makin penasaran*

  22. Sejak tersiar kabar bahwa Penerbit Spring akan mengambil judul ini untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, terus terang sangat antusias banget. Buku ini memang sudah lama menjadi incaranku. Ini karena melihat di situs goodreads, banyak yang memvote dan memberi rating tinggi. Selain itu membaca sinopsisnya saja sudah bikin penasaran.
    Dan akhirnya impianku menjadi harapan. Buku ini berhasil diterbitkan oleh penerbit Spring. Harapanku sih buku ini memenuhi ekspektasiku (dan membaca review para peserta blog tour, rata2 mereka juga menilai buku ini bagus. Jadi makin bikin mupeng.^^)

  23. Banyak unsur yang membuat para pembaca penasaran terhadap novel ini. Diantaranya adalah misteri siapa yang menyebarkan surat-surat yang telah ditulis oleh Lara Jean. Lalu juga ‘semengkhawatirkan’ apa sih isi suratnya sampai bisa membuat lara Jean panik begitu. Belum lagi kisah cinta yang ada. Apakah semuanya bakal terjawab di dalam novel ini atau masih akan diteruskan di buku sekuelnya nanti.
    Semua hal diatas rasanya cukup untuk membuat penasaran dan ingin segera membaca buku ini.:)

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s