Blog Tour · Drama · Giveaway · Metamind · Resensi

[BLOG TOUR] Namaku Subardjo + GIVEAWAY

20150831_125019

Judul: Namaku Subardjo
Penulis: Hapsari Hanggarini
Penyunting: A. Mellyora
Penerbit: Metamind
Tebal: viii + 240 halaman


“Nama kamu Subardjo, kan?”
“Iya. Kenapa?”
“‘Subardjo’, thok?”
“Subardjo. Tanpa thok.” (h. 15)

Subardjo atau yang lebih sering disapa Jojo diputuskan oleh pacarnya, Ila, karena nama. Menurut Ila, nama ‘Subardjo’ sudah membuatnya ilfil. Ila bukanlah gadis pertama yang memutuskan Jojo atas alasan nama. Jojo sudah sering mengalami hal ini. Meski bukan yang pertama kali, patah hati ini tidak menjadi hal yang mudah bagi Jojo.

Selain diputuskan oleh sang pacar, Jojo juga belum berhasil menyelesaikan tugas akhir kuliahnya. Masa depan Jojo sudah pasti akan menjadi sangat suram jika dia tidak memiliki usaha telur asin warisan leluhur, usaha yang sudah menyambung hidup Jojo selama ini.

Hingga suatu hari seorang karyawan usaha telur asin Jojo, Rudy, bertanya:

“Mas, kenapa nggak coba nyaleg aja?” (h. 35)

Sejak saat itu, hidup Jojo mulai berubah. Kali ini, hidupnya tidak lagi diisi telur asin dan telur asin dan telur asin lagi.

Fenomena Nyaleg

Pada awalnya, saya pikir novel ini akan lebih banyak bercerita tentang nama Subardjo itu sendiri. Atau paling tidak bagaimana pemuda itu melalui hidupnya dengan nama berejaan lama. Atau rahasia di balik pemberian nama itu mungkin.

Tapi ternyata, membaca Namaku Subardjo lebih mirip melihat drama politik negeri ini di musim-musim pemilu. Fenomena nyaleg ini ditunjukkan oleh sang tokoh utama, Jojo. Dari sudut pandang sang adik, Dina, kita akan mengetahui jalannya kehidupan Jojo sebagai salah satu calon legislatif.

Beliau sangsi apakah menjadi caleg Partai Peduli Amat bisa menjamin masa depan yang lebih cerah. Tepatnya, apakah menjadi caleg bisa mendatangkan uang? Bisa bikin kaya raya? (h. 99)

Buku ini menceritakan hal-hal yang sering muncul ketika pemilu datang.

Beberapa kali aku berhenti di bawah pohon. Bukan karena kecapekan, tetapi karena memperhatikan beberapa poster yang dipakukan di pohon sambil menggumamkan simpati pada pohon-pohon itu. (h. 104)

“Rud, apa nggak ada cara lain untuk menarik simpati orang selain memanfaatkan musibah orang lain? (h. 197)

“Memangnya caleg harus begitu, ya? Memangnya masyarakat kita terlalu materialistis hingga harus selalu minta uang dari para caleg? Atau, si caleg yang kegeeran, dikira kalau udah memberi uang, terus bakalan dipilih?” (h. 207)

Penulis berhasil memberitahukan kepada pembaca serba-serbi legislatif lewat perjalanan Jojo. Mulai dari menjaring simpati hingga mencari dukungan lewat sesuatu yang gaib. Namaku Subardjo merupakan sebuah cerita baru dalam dunia literasi Indonesia. 🙂

Overall

Secara keseluruhan, novel ini ringan dan mengundang tawa—meski tidak jarang saya merasa lelucon yang berusaha disampaikan penulis terkesan garing. Selain itu, saya merasa kasihan pada Dina sebagai “aku” dalam buku ini. Dia ditarik ke sana-ke mari untuk menemani Jojo karena novel ini ditulis dari sudut pandangnya. Gadis ini seperti tidak memiliki tujuan hidup.

Dan Namaku Subardjo berhasil menceritakan dunia pollitik yang sering membuat kita gemas.

Kelamaan mengikuti Mas Jojo dan Rudy bikin aku sekarang merasa kesulitan membedakan mana hitam dan mana putih, mana yang buruk dan mana yang baik. Semua seolah-olah ada di wilyah abu-abu. (h. 207)

Terakhir, saya sangat merekomendasikan novel ini bagi mereka yang ingin membaca sesuatu yang berbeda. Bukan hanya bagi mereka yang berminat nyaleg, tapi bagi mereka yang masa bodoh dengan politik. Siapa tahu setelah membaca buku ini banyak yang berbondong-bondong nyaleg. Hihi. 😀


GIVEAWAY

Nah, berhubung review ini ditulis dalam rangka blogtour Namaku Subardjo (senangnya mendapat kesempatan bekerja sama dengan Metamind, imprint dari Tiga Serangkai). Akan ada SATU eksemplar novel ini dibagikan di melukisbianglala, seperti di blog-blog sebelumnya. 😀

Syaratnya sebagai berikut:

  1. Follow twitter @Hh_Hapsari
  2. Follow melukisbianglala.wordpress.com ya, bisa via email 🙂
  3. Share info ini dengan mention @bungaoktober_, @Hh_Hapsari, dan @Tiga_Serangkai serta hastag #NamakuSubardjo, format sesukamu
  4. Tinggalkan komentar di posting-an ini dengan nama, akun twitter, dan domisili beserta jawaban (serta alasan) pertanyaan ini: Menurutmu karir apa yang paling cocok untuk Subardjo?
  5. Giveaway ini berlangsung dari 28 September hingga 4 Oktober. Pengumuman akan diberikan tanggal 5 Oktober.
  6. Boleh banget kalau mau meninggalkan komentar soal review di melukisbianglala, tapi engga wajib kok 😀

Setelah semua selesai, jangan lupa banyak berdoa supaya beruntung! 😉

Advertisements

16 thoughts on “[BLOG TOUR] Namaku Subardjo + GIVEAWAY

  1. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Domisili: Palembang

    Jawaban:

    Menurutku, karir yang cocok buat Subardjo adalah buka usaha rumah makan. Soalnya kalau di daerah sekitarku di sini, rumah makan yang pake nama khas jawa tuh pada laris manis. Misalnya RM Soepardi, terkenal akan satenya yang paling mahal di sini. Ada rupa ada harga dong, memang gede-gede banget dagingnya. Gulai dan tongsengnya juga gurih tenan. Ada juga Bebek Goreng Mas Mono, Warung Makan Mas Tarjo, Bebek Goreng Haji Slamet, Bakso Ojolali, Bakso Sidodadi, Sate Suwito, Ayam Bakar Sopoyono, dan lain-lain.

    Nah, kalau si Jojo yang punya nama asli Subardjo trus buka usaha Rumah Makan “Seobardjo” yang khas Jawa dan pada lezat menunya, siapa yang nggak akan tergoda buat mencoba? Misalnya “Oseng-Oseng Mercon Subardjo” gituh, kan kece juga. 😀

    Kalau untuk usaha rumah makan kayaknya nama yang agak (maaf) ndeso itu hokinya malah makin gede loh. Setahuku nama ndeso itu juga nggak pernah dipermasalahkan oleh pengunjung. Kalau pakai nama ‘lama’ kesannya ini resep dari sesepuh yang cita rasanya ampuh punya. Jadi, nggak akan kecewa kalau makan di sana. 🙂

    ***

    Komentar:

    Review-nya aku sukaaa. Cukup singkat tapi padat dan nggak sampai spoiler. Poin-poin penting tentang tema ceritanya sudah tersampaikan dan langsung bisa bikin calon pembaca jadi tertarik sama bukunya. Tapi, kalau dibintangin, ini dikasih berapa ya? 😉

  2. Nama : Mardiah Eka Putri
    twitter : @mardiahekaputri
    domisili : Ketapang, kalimantan barat

    Okey, pekerjaan yang cocok buat abang subardjo, ya kalo sesuai nama sih ya mungkin buka usaha jual apa gitu. Pedagang jelasnya, tapi kalo seandainya sesuai muka hehe kek nya cocok jadi artis atau model dengan nama Jojo. Jadi caleg juga cocok soalnya banyak juga caleg yang namanya kuno atau ciri khas gitu. Khas jawa contohnya. Bukan berarti Namanya deso orang nya juga deso
    Dan pekerjaan yang lumayan cocok menurut aku pengusaha.

    Komentar review : Alhamdulillah bagus kok kak, aku bacanya gak pusing atau merasa ribet, mudah di mengerti gak kaya mantan aku *curcol

  3. nama : pramestya
    akun twitter : @p_ambangsari
    domisili : temanggung
    jawaban : Menurutmu
    karir apa yang
    paling cocok
    untuk Subardjo?

    Jadi kritikus atau komentator, dia kayaknya cocok untuk selalu mencari kesalahan orang lain. Dia bisa mengkritik sistem kehidupan yang tidak adil. Masalah nama aja diributin, “Kenapa kalau nama saya Subardjo, hah?! Masalah buat kamu?!”

    Atau buat kritik tentang politik Indonesia. Yang dibenci lantaran nggak “bersih”.

  4. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan

    Sebenarnya Subardjo udah cocok jadi pedagang telur asin, tapi berhubung dianya pengen pindah haluan saya saranin untuk dagang soto atau bakso aja Jo, pasti keren kalo namanya “Soto Lamongan Khas Jojo” atau “Mie Sop Kampung Subardjo”. Jojo itu memang lebih bagus jadi pedagang aja deh. Dengan sikap dan perilakunya yang baik kayak gitu pasti jadi pedagang sukses. 😀

    Terima Kasih ^^

  5. nama : Alifa Nanda Tarina
    akun twitter : @_alifananda
    domisili : Ampah, Kalimantan Tengah.
    pertanyaan : Menurutmu karir apa yang paling cocok untuk Subardjo?
    Jawaban : dunia Agama jadi Seorang Ustadz. Kenapa? Kalo diliat-liat tokoh Subardjo itu sabar dan bersyukur aja dengan nama yang ia miliki, meskipun cintanya si Ila pergi gara-gara nama “Subardjo” merasa Illfeel.

    Komentar Review : Good, gak bikin pembaca terlalu ribet…

  6. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    domisili: Serang

    Karir apa yang paling cocok untuk Subardjo?
    Sebentar saya pikir dulu….
    Jual telur asin udah
    Nyaleg udah (tapi kepilih gak ya…?)
    Kalo nyaleg-nya gak kepilih, aku rasa Subardjo bisa tuh jadi artis, gara-gara nyaleg dia kan udah dikenal tuh, tambah lagi namanya udah jadi novel “Namaku Subardjo” yg dari kemaren-kemaren di jadiin giveaway termasuk Ga ini hihhihi….
    Yo wes Mas Jojo, jadi artis ajah, sapa tahu bisa setenar Tukul 😉

  7. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Domisili: Malang

    “Menurutmu karir apa yang paling cocok untuk Subardjo?”

    Jawaban:
    jadi pengusaha restoran dengan menu utama pakai telur asin (sesuai sama usaha telur asin keluarganya). jadi gak cuma dagang telur asin aja, tapi usahanya diperluas di bidang kulinernya juga. ehm, nama Subardjo emang ndeso banget, tapi bisa dijadikan branding juga lho. jadi nanti restorannya dikasih nama Resto Subardjo. kan khas banget tuh, sekaligus unik 🙂

  8. nama: Putri Prama Ananta
    akun twitter: @PutriPramaa
    kota tinggal: Probolinggo

    Menurutmu karir apa yang paling cocok untuk Subardjo?

    Anggota legislatif, dia cocok banget. Dia benar-benar percaya pada masyarakat berdasarkan kutipan “Memangnya caleg harus begitu, ya? Memangnya masyarakat kita terlalu materialistis hingga harus selalu minta uang dari para caleg? Atau, si caleg yang kegeeran, dikira kalau udah memberi uang, terus bakalan dipilih?”
    Anggota legislatif itu wakil rakyat, dan Jojo benar-benar mewakili apa yang dipikirkan masyarakat.
    Jojo itu pemerhati, dia peduli dan dia benar-benar baik berdasarkan kutipan “Rud, apa nggak ada cara lain untuk menarik simpati orang selain memanfaatkan musibah orang lain?”
    Dia peduli–bahkan kepada pohon-pohon yang ditempeli poster. Oleh karena itu menurut saya, Subardjo sudah cocok menjadi anggota legislatif aka DPR.

  9. Mita Oktavia
    @Oktaviamithaa
    Bogor, Jawa Barat

    Begitu denger nama Subardjo aku langsung mikir kalau dia itu cocok banget jadi cendekiawan gitu. Melihat review yang di atas, dengan berbagai pengalaman demi pengalaman hidup yang sudah Subardjo alami apalagi pahit dan getir kehidupannya, aku rasa dia bakal jadi pribadi yang akan disegani dan dihormati meski dengan kesederhanaan dan kepolosan yang dia miliki. Yang bisa aku tangkep sih dia itu tipikal orang yang learning by doing berarti, dan itu keren banget pasti! Jadi dia akan memiliki banyak pengetahuan dan wawasan yang selalu dia ambil dari perjalanan hidupnya. Dengan demikian, dia bisa membagikan ilmu, pengetahuan dan pengalaman hidupnya kepada semua orang.

    Kalau dia jadi cendekiawan, pasti dia jadi cendekiawan yang banyak disukai orang. Tipikal orang yang kritis namun tidak serta-merta membuatnya jemawa, karena dia tetap menghargai dan menghormati segala bentuk perbedaan yang ada.

    ***

    Oh iya, kalau soal review, pertama kali baca udah suka sama gaya mereviewnya, apa ya bahasannya tuh ngalir dan yang kusuka adalah nggak spoiler. Soalnya aku tipikal orang yang nggak bisa dispoiler karena bagiku akan mengurangi esensi saat aku baca bukunya.

    Ah, bakalan kubookmark ini blognya nih!

  10. Nama : Tiara Orlanda
    Twitter : @tiaratier_
    Domisili : Medan

    Pekerjaan yang cocok untuk Subardjo menurutku adalah PENULIS (yeaahs !).
    Kan Subardjo udah ada pengalamannya tuh selama dia nyaleg, tahu prosesnya, cara bersaingnya dan lain-lain. Bagus juga kalo dia nulis soal politik. Jadi bisa ngasi liat ke pembaca tentang politik dari sisi yang berbeda dan lebih transparan gitu hehe.

    ***

    Aku suka cara menuliskan reviewnya. Bagus dan tidak berbelit-belit. Tidak terlalu panjang juga 😀 Btw, salam kenal dan salam buku ya hhiihi !

  11. Tri Indah Permatasari
    @LiebeIs0503
    Palembang

    Soebardjo, buat usaha ojek seperti gojek cocok kali ya? namanya BeDjo Bang Ojek Soebardjo^^ pasti langsung terkenal tuh. unik plus lucu namanya. atau ParDjo Transportasi Soebardjo bisa langsung merangkap taxi, angkot, bus, travel, pesawat, kereta api, kapal laut, ojek, becak dll di jamin bakal sukses deh, saingan besar gojek, tiket.com, garuda, busway, jne, tiki, dkk hehe
    atau siapa tahu jadi penerus Bapak Presiden kita Soekarno kan lagi trend pemimpin namanya asli jawa (membawa keberuntungan) seperti Pak Susilo, Jokowi siapa tahu selanjutnya Pak Soebardjo ^^

    Reviewnya, singkat banget kak! tapi ngak tahu suka saja sama reviewnya, ngak bertele-tele. to the point banget! ngakak pas baca
    “Nama kamu Subardjo, kan?”
    “Iya. Kenapa?”
    “‘Subardjo’, thok?”
    “Subardjo. Tanpa thok.”
    kebayang betapa sengsaranya hidup soebardjo karena nama itu, hehe ^^

  12. Nama : erin
    Twitter : @RinShoak
    Domisili : Bekasi

    Karena Mas Jojo namanya unik dan sederhana, aku ingin mas Jojo jadi pengusaha ternama yang dapat memajukan perekonomian Indonesia dengan mengutamakan produksi dalam negeri agar rupiah tidak semakin melemah. 😀 Dengan namanya yang khas dan Indonesia banget pasti Mas Jojo bakalan sukses kalau jadi pengusaha.

    Reviewnya “Like it” ringan dan asyik bacanya jadi penasaran sama alur ceritanya. Good Luck Ka. Ganbare… 😀

  13. Nama : Ramadhanul Fitri Mardas
    Akun twitter : @ramadhan_rae
    Domisili : Tangerang

    Jawaban :
    Menurut aku karir yang cocok buat Subardjo itu adalah jadi Petani. Kenapa begitu?
    Karna nama Subardjo identik sama nama orang Jawa. Medok-medok gimana gitu. Dan di Jawa juga banyak lahan-lahan sawah yang masih asri dan sejuk dipedesaannya. Yah walau sebenernya aku belom pernah pergi ke Jawa.

    Selain itu, entah kenapa dibenak aku nama Subardjo ini mengandung arti kepolosan dan kebaikan khas orang Jawa yang kalo bertutur kata lemah lembut, sopan, dan baik. Jadi Subardjo ini cocok banget jadi Petani baik hati yang memberikan gizi sehat untuk masyarakat sekitar dari padi-padi yang dia tanam. ^_^

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s