Secret Santa 2015: Riddle (and Gift)

Setelah seminggu kemarin saya rajin banget ngeblog, seminggu ini saya bener males-malesan. *nangis* *liat draft review buntelan yang nggak kelar juga*

Haloooo. Akhirnya punya koneksi juga buat nge-post ini berhasil juga saya menuntaskan timeline SS hari ini, fyuh, meski ya mepet-mepet haha. Yah, banyak hal yang sedang berlangsung dalam hidup saya sih jadi sedikit-banyak aktivitas terganggu. Semua ini tentu saja karena manajemen waktu saya yang kurang bagus dan kuota modem saya yang mendadak habis jadi saya menjelma fakir wifi.

Di pengalaman pertama saya ikut SS ini, saya mendapatkan Santa yang niat banget! Hadiah saya tiba di hari Selasa, tanggal 7 Desember, Satu hari sebelum saya pulang dari IRF. Kurirnya, aku teman saya yang menerima, adalah dua orang perempuan (sebelumnya saya sempat dapat informasi yang salah bahwa kurirnya lelaki). Yah, tepat, Santa saya nggak pakai jasa ekspedisi apa pun. Hadiah langsung dikirim ke depan pintu.

SS Gift

Pas pertama kali lihat, saya langsung kebayang bento gitu. Terus langsunglah merasa bahwa Santa saya ini niat banget sampai paketnya dibungkusin sama sapu tangan!

Rabu pagi itu, ketika saya baru sampai Jogja, saya pun membuka paket ini, Isinya, eng ing eng…. sebuah novel, sebuah amplop, dan secarik kertas. Dalam amplop tersebut saya menemukan kartu bertuliskan ucapan: “salam kenal” dari sang Santa. Begini penampakan hadiah dari Santa.

PS I Still Love You - Jenny Han

Riddle sang Santa pasti tulisan entah Mandarin atau Kanji di secarik kertas hijau itu kan, ya? Tapi, saya nggak bisa baca tulisan itu. Seseorang sih berbisik Santa saya ((piiiiiiiiiip)), tapi sebenarnya saya belum benar-benar mencari sang Santa. Yang sudah saya kerjakan itu mencatat petunjuk apa saya yang saya punya.

  1. Sapu tangan cowok dan amplop berisi kartu ucapan dengan label “It’s a baby boy”. Santa saya bisa saja seorang cowok. Mungkin dia minta tolong temannya mengantarkan hadiahnya langsung, ya? Hmm. kalau yang mengantarkan bukan sang Santa (dan kemungkinan besar memang bukan dia, karena masa mau langsung mengungkapkan rahasia pada saya sih), kurirnya seorang teman. Santa saya bisa saya berdomisili Jogja dan sekitarnya. Atau justru ada di pulau seberang.
  2. Ucapan “salam kenal” yang berarti Santa belum pernah kenal sebelumnya dengan saya. Berarti Santa bukanlan anggota grup WA Joglo. Bukan juga beberapa orang yang sempat saya kenal sebelumnya dalam event BBI around the genre. Kemungkinan besar nggak berteman secara maya dengan saya atau pun pernah meninggalkan jejak di blog ini sebelum saya menjadi targetnya.
  3. Dibungkus ala bento dan tulisan aneh di kertas hijau. Mungkin saja si Santa ini suka Jepang. Kecil sih kemungkinan, tapi selalu bisa saja ada kaitannya. Bungkusan ini bisa mengacaukan petunjuk kalau idenya berasal dari kurir, bukan sang Santa.
  4. Warna secarik kertas itu hijau. Blog si Santa bisa saja berwarna hijau. Atau dia suka warna hijau. Tapi sisi lain kertas tersebut merah dengan motif polkadot. Cukup manis buat Santa yang seorang cowok. Petunjuk nomor 1 bisa saja menyesatkan.
  5. Huruf apa pun dalam secarik kertas itu pasti riddle utama. Apa pun itu akan mengantarkan saya pada sang Santa. Jadi, hal-hal yang telah saya jabarkan di poin 1-4 bisa saja sesat. Hahahahahaaa. Btw, tulisan di kertas itu ini:

Yah, saya bakal berusaha sebaik mungkin memecahkan riddle ini, Santa. Si Santa sudah niat, masa saya yang nggak niat? Malu atuh. XD

P,S, Kalau ada yang punya petunjuk buat saya, silakan bisik-bisik yaaa.

Advertisements

8 thoughts on “Secret Santa 2015: Riddle (and Gift)

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s