de TEENS · Resensi · Young Adult

Circo de Patrimonio – Sylvee Astri

Circo di Patrimonio

Judul: Cicro dePatrimonio
Penulis: Sylvee Astri
Penerbit: de TEENS
Tebal: 268 halaman

Ada satu alasan kenapa Stella tidak bisa mencintai tempat tinggalnya saat ini, dia tidak menemukan sirkus. Padahal bagi Stella, sirkus adalah keajaiban dalam hidupnya, cinta matinya. Sayang, sejak keluarganya pindah ke Bilbao, sirkus dipaksa hilang dari keluarga mereka. Padahal kedua orang tuanya dulu pun penggemar sirkus.

Saat Stella sedang meratapi nasibnya yang terpaksa tinggal di kota tanpa sirkus ini, seoranng cowok berambut gondrong berantakan melemparkan pisau kepadanya. Meski pada awalnya Stella mengamuk—siapa yang tidak mengamuk jika tiba-tiba dilempari pisau—begitu melihat kertas yang menyertai pisau itu, warna hidup Stella kembali. Lewat pemuda dan kertas itu, Stella menemukan surga di Bilbao: Circo de Patrimonio.

Sirkus

Saya harus jujur, ini kali pertama saya membaca novel yang mengambil tema sirkus. Bahkan bukan hanya menonton, Circo de Patrimonio juga memberikan gambaran tentang atraksi sirkus hingga aktivitas keseharian mereka yang tampil di sirkus. Ditambah kenyataan saya hanya pernah melihat sirkus lewat layar kaca (itu juga sudah lama), Circo de Patrimonio memberikan saya banyak informasi.

Well, sebelumnya saya sudah pernah membaca novel yang mengungkit-ungkit sirkus sih, tapi belum pernah yang menjadikan sirkus hal utama. Memang ada beberapa hal yang saya nggak bisa bayangkan (misal aerial straps) dan harus saya googling dulu sebelum paham, tapi novel ini memang unik. Banyak hal baru soal sirkus dan Bilbao (juga Spanyol) yang akan kita temukan di novel ini.

“Kalau kamu, kenapa pilih aerial straps? Nggak takut jatuh?”
“Karena rasanya luar biasa. Melayang di udara cuma berpegangan pada pita, tapi bisa bergerak dengan sangat leluasa.” (h. 119)

Latar tempat yang diambilnya juga nggak biasa. Jadi Circo de Patrimonio ini terasa orisinil. Bahasanya juga enak buat dibaca.

Kisah Cinta dan Konflik Keluarga

Terlepas dari latar tempat yang nggak biasa dan soal sirkus, novel ini masih mengambil perkara yang sama di novel-novel populer: cinta. Saya nggak bakal bilang bosan kok, biar gimana pun tema klise nggak akan jadi klise kalau ditulis dengan menyenangkan.

Circo de Patrimonio termasuk ditulis dengan menyenangkan. Karakternya sendiri lovable. Saya bisa dengan mudah jatuh cinta sama Frene, si pelempar pisau yang mengenalkan Stella pada sirkus di Bilbao, cuma gegara tingkah seenaknya (juga rambut gondrongnya). Saya juga senang-senang aja melihat kedekatan Luce dan Frene (meski saya nggak bisa mengerti kenapa gadis itu nggak langsung memberi jawaban pada Frene). Nate, si informan di Casa de Patrimonio, juga menarik. Yang nggak terlalu saya suka mungkin si Cent, habis dia terlihat terlalu sempurna.

Perkembangan karakternya juga menarik. Apalagi soal Stella dan Frene. Lucu melihat mereka berdua. Apalagi melihat si Frene yang gampang cemburuan itu.

Ah, sayang, saya merasa konflik keluarga Stella yang dulu suka sirkus jadi nggak suka sirkus itu kurang dieksplor lebih jauh. Seandainya penulis memberikan ruang setelah Stella mulai latihan sirkus lagi, konflik keluarga Stella pasti lebih menyentuh. Sayangnya penulis sudah lebih dahulu pindah ke konflik ayah Frene yang akhirnya muncul setelah sekian lama sih.

“Maksudku, nggak punya orang tua bukan berarti selamanya enak. Masih punya orang tua juga bukan berati selamanya enak.” (h. 101)

Secara keseluruhan, novel ini menarik. Saya rekomendasikan bagi mereka yang ingin membaca sesuatu yang berbeda. Juga bagi mereka yang suka karakter serampangan macam Frene (seperti saya). Atau bagi mereka yang menikmati genre family.

“Memberi kesempatan pada anak untuk menemukan hidupnya sendiri adalah tugas orang tua juga, kan?” (h. 153-154)

Selamat membaca!

Advertisements

3 thoughts on “Circo de Patrimonio – Sylvee Astri

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s