Giveaway

[Blogtour] GIVEAWAY Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan

Akhirnya sampai juga di hari terakhir #BlogtourMuhammad buku pertama di Melukis Bianglala ini.

Seperti blogtour-blogtour yang lain, yang paling dinanti jelas adalah giveaway-nya. Iya, kan? Ngaku aja gapapa kok. Saya juga paling senang ikutan giveaway. xD

Nah, Melukis Bianglala bekerja sama dengan Bentang Pustaka bakal memberikan satu buku Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan pada hari ini. Ingat, kesempatan ikut serta hanya satu hari, tanggal 17 April 2016 saja.

Sebelumnya, pastikan dulu kamu sudah mengikuti persyaratan berikut:

  1. Follow blog ini, bisa via email buat yang nggak punya akun WP
  2. Follow twitter @bentangpustaka dan like fanpage Bentang Pustaka
  3. Share informasi giveaway ini di twitter dengan tagar #BlogtourMuhammad mention @bentangpustaka dan @bungaoktober_
  4. Buat yang nggak punya twitter, bisa share di FB dengan mention Bentang Pustaka. Tagarnya masih sama #BlogtourMuhammad
  5. Tinggalkan komentar di review Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan. Komentar tidak boleh one liner atau spamming, ya
  6. Jawab pertanyaan: “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?” di kolom komentar bersama nama, akun twitter, link share, dan domisili
  7. Banyak-banyak berdoa!

Giveaway ini berlangsung selama hari Minggu, dari posting-an ini di-publish. Berhubung saya menjadwalkan tulisan ini di-publish pukul 00:01, jadi kamu punya nyaris 24 jam penuh untuk menjawab. Giveaway ditutup pukul 24:00 dan pengumuman akan diberikan besok, tanggal 18 April 2016.

Selamat membaca dan mengikuti giveaway! 😀

PS. Melukis Bianglala juga sedang menyelenggarakan giveaway dalam rangka HUT BBI lho. Bisa dicek di sini. 😉

Advertisements

19 thoughts on “[Blogtour] GIVEAWAY Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan

  1. “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Kebetulan aku bukan seorang muslimah, jadi bisa dibilang pengetahuanku akan sosok Nabi Muhammad itu sangat dangkal, meski bukan berarti benar-benar NOL. Dan karena buku karya Tasaro GK ini sudah jadi wishlistku (yang kuharap dapat kulengkapi semuanya), ada satu pertanyaan besarku untuk Beliau:

    “Apakah kisah hidupmu yang sesungguhnya sesuai dengan apa yang tertera dalam buku-buku ini? Sudikah kiranya menghabiskan harimu bersamaku untuk menceritakan ulang kisah hidupmu secara utuh bagiku yang hampir-hampir tidak mengenalmu ini?”

    Nama: Kitty
    Akun twitter: @womomfey
    Link share: https://twitter.com/WoMomFey/status/721461208973332480
    Domisili: Jakarta

  2. Nama : Diah P
    Alamt : Bekasi
    Twitter : @She_Spica
    Link share : https://twitter.com/She_Spica/status/721469604636196864

    Jika dberikan ksmptan brtemu nabi ap yg ingin kau katakan?
    Aku ingin brkata: Ya habibi tolong ajari aku sedikit saja tentg sifat sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah yg ad pd dirimu. Bekali aku kekuatan kesabaran dan kerendahan hati yg besar dlm menghadapi dunia yg lebih kejam drpda masa-mu dlu. Kami yg kini trpecah belah bahkan saling brperang dg saudara sndri ini. Tolong kisahkan pdaku bgaimana Engkau dan para sahabat dlu mnghadapi kesulitan dalam menegakkan cahaya kebenaran, agar aku bisa lebih kuat menghadapi dunia yg kejam dan zalim ini. Ya habibi, aku mnta dgn sngat berikan aku syafa’at. Jadikan aku sbgai golongan orang yg beruntung krna brhasil berjaya dunia akhirat.

  3. Diki Siswanto
    @diki_twips
    Masamba, Sulawesi Selatan
    Link:

    Jika kamu berkesempatan untuk bertemu dengan nabi Muhammad, apa yang ingin kamu sampaikan?

    “Ya rasulullah, sudikah engkau menerima aku sebagai umatmu? Aku yang sama sekali belum bisa menjalankan sunnahmu dan mengikuti akhlakmu. Maukah engkau mengajarkan kepadaku tentang kesempurnaan iman? Aku ingin sekali mengikuti jejak para sahabatmu yang rela berkorban demi agama Allah. Hanya untuk memperoleh ridho-Nya. Aku ingin seperti itu.

    Ya Rasul, aku juga sangat mengharap syafaatmu di hari akhir. Jadikan aku golongan dari umatmu. Agar aku bisa senantiasa bersamamu.”

  4. Nama : Anggita Arief Febriandia
    Twitter : @febriandia
    Link Share : https://twitter.com/febriandia/status/721534113035919360
    Domisili : Pasuruan, Jawa Timur.

    Jika diizinkan untuk memiliki kesempatan bertemu Sang Nabi … well, membayangkan saya bisa bertemu saja, saya sudah kehilangan kata-kata. Saya ragu akan bisa menyampaikan kalimat pada beliau, karena, apa yang bisa disampaikan lewat bibir yang sadar bahwa dirinya tengah berhadapan dengan idola seluruh umat manusia–kekasih Allah?

    Saya mungkin hanya bisa menangis di bawah lututnya, memeluk dan mencium kaki-kakinya. Karena tangisan saya telah mewakili seluruh hal yang ingin saya sampaikan padanya.

  5. Dias Shinta Devi
    @DiasShinta

    Bogor

    Kalau dapat kesempatan ketemu dengan Nabi SAW, sambil menunduk aku akan berkata,
    “Yaa Nabi, bantu aku yang telah jauh dari Allah SWT untuk kembali pada-Nya dan mendapat ampunan serta ridho-Nya. Bantu aku untuk mampu memilih ajaran yang benar di antara banyaknya aliran yang berkembang sekarang ini.”

    thanks mbak GAnya 🙂

  6. Nama : Ratnani Latifah
    Akun : @Twitter
    Domisili : Jepara
    Link Share : https://twitter.com/ratnaShinju2chi/status/721564623997022208
    “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Entahlah aku tak pernah membayangkan bisa bertemu Nabi Muhammad. Karena menurutku seseorang yang kerkesempatan bertemu beliau adalah orang-orang pilihan. Dan aku mungkin belum termasuk di antaranya. Entah apa yang akan terjadi jika aku bertemu dengan beliau. Mungkin aku malah terdiam saking bahagianya. Bertemu dengan sosok paling suci, manusia pilihan Allah yang luar biasa. Mungkin aku malah hanya bisa menangis tergugu.

    Namun jika hal itu benar adanya aku bisa bertemu Nabi Muhammad, aku akan mengucapkan terima kasih terlebih dahulu. Terima kasih telah menjadi Nabi akhir zaman yang membawa banyak perubahan dunia. Jika diingat hanya umat Nabi Muhammad-lah yang paling lama di muka bumi yang tidak dihukum langsung layaknya kaum Nabi Lut atau Nabi Nuh.

    Aku akan berterima kasih dengan usaha beliau meminta keringaan ibadah bagi umat manusia. Masih segar dalam ingatan, dulu Nabi diharuskan shalat 50 waktu dalam sehari semalam, sampai akhirnya Nabi Muhammad meminta keringanan karena memikirkan tentang kemampuan hambanya. Hingga akhrinya menjadi 5 waktu. Dan berterima kasih dengan dua wasiat yang ditinggalkan untuk para umat, Al-Quran dan hadis untuk dipelajari. Dan aku berharap. semoga Nabi Muhammad memberikan payung barakah untuku baik di dunia dan akhirat. Aku akan memohon semoga Nabi mau mendoakanku semoga hati ini selalu mengingat asma Alllah dan nama beliau dalam lantunan shalawat Nabi. Dan mendoakanku semoga aku nanti mati dalam keadaan iman, Islam dan takwa pada Allah dan rasul-Nya.

  7. Menyampaikan bahwa kekhawatiran beliau terhadap nasib umat kelak saat menjelang dipanggil ke hadapan Allah pada waktu itu, kini sungguh nyata. Apapun kebaikan yg dilakukan dianggap aneh, namun kemaksiatan sangatlah merajalela dan terdukung adanya. Dunia mungkin sudah seperti hampir tiba pada ‘akhir’nya. Masjid-masjid sepi, jarang sekali ditemukan pemuda yg memelihara alquran dengan baik dalam hatinya. Islam yg dulunya asing, perlahan terasa kembali semakin asing.
    Lalu mengharap didoakan agar terwarisilah sedikit sifat penyayang beliau terhadap sesama makhluk. Terutama hubungan dengan manusia lain. Agar Allah sudi kiranya memberi teman shalih-shalihah yg mampu mengingatkan diri saat begitu jauh denganNya, yg menemani langkah beristiqamah dalam berbuat kebaikan. Agar langkah hidup di dunia tidak salah dan sikap saling menyayangi karena Allah dapat menambah pahala, juga menjadi naungan saat di yaumil mahsyar nanti. Hingga pada saat dimana dikumpulkan kembali, bersama dengan para kekasih Allah, bersama beliau di surga. Aamiin.

    Nama : Hanny
    Akun: @haniwul
    Link share: https://twitter.com/haniwul/status/721529664208969733
    Domisili: Surabaya

  8. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/721675286232731649
    Domisili : Ciamis

    Bertemu Nabi Muhammad? Entah itu bagaimana caranya, mungkin pergi ke masa lalu atau suatu waktu di alam lain atau yah seandainya. Untuk seorang muslim ini adalah impian, harapan yang ‘seandainya bisa’ tentu rasanya sungguh luar biasa.
    Apa yang kiranya mau saya sampaikan bila bertemu? Saya sangat ingin berterimakasih. Banyak hal yang sudah beliau lakukan. Sudah sangat banyak cara yang beliau usahakan untuk menyelamatkan kami, beliau tidak ingin kami merugi. Dengan begitu rimbunnya hal-hal yang beliau berikan, berterimakasih secara tidak langsung pun bisa mengharubiru apalagi di kasih kesempatan bertemu. Rasanya tentu akan sangat menenangkan, dekat beliau, bertatap muka, berbicara, itu adalah mimpi yang ‘Ah, andai mungkin terjadi.’
    Saya benar-benar jadi merasa rindu 🙂

  9. “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad,
    apa yang akan kamu
    sampaikan pada beliau?”

    Jawaban: Gak kebayang bisa bertemu Rusulullah, tapi kalau punya kesempatan aku akan menyampaikan “Ya Rusulullah mengapa engkau meninggalkan umatmu begitu cepat, padahal masih banyak yang belum engkau ajarkan pada umatmu.”
    Cuman nulis ini saja aku sudah berkaca-kaca, cerita kasva yang merunut ke kisah Nabi Muhammad berat di hati, karena setiap cerita nabi atau kisah nabi ini akan berbeda ditangan satu orang dengan yang lainnya.

    nama: emma
    akun twitter: @emmanoer22 link share: https://mobile.twitter.com/EmmaNoer22/status/721686333379317763?p=v
    domisili: indragiri hulu

  10. Nama: you-know-who
    Twitter: @shaff_fath
    Link share: https://twitter.com/shaff_fath/status/721703296688214016
    Domisili: Yogyakarta
    Jawaban:
    Sungguh, jika ingin jujur, pertanyaannya sungguh berat untuk dijawab. Siapa saya? Saya bukan siapa-siapa, hanya seorang pengagum rahasia yang kadang perlu dipertanyakan kekagumannya. Beliau teladan yang utama. Setiap shalat kuimani dirinya. Namun, sekali lagi siapa saya? Manusia yang mengaku umatnya namun sunnah-sunnah beliau pun jarang dikerjakan. Mengaku rindu, tapi sering lupa dan malas mengerjakan warisan beliau. Astaghfirullahal’adzim.
    Sungguh, sebenarnya saya teramat malu, bertemu dengan keadaan seperti ini. Apalagi menyampaikan sesuatu padanya. Mungkin tiada kata-kata yang dapat terucap. Hanya keberadaannya saja sudah membuat tenang. Namun aku tidak ingin pertemuan yang berharga itu berlalu begitu saja sehingga, aku ingin mengucap salam, seperti seorang kenalan lama yang saling merindukan.
    Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad. Ya rasul, ini aku, yang dulu sering titip salam padamu. Semoga.

  11. Nama: Rosyida Salsabila
    Alamat: Desa: Langenharjo, Dusun: Tulungrejo, Kecamatan: Plemahan. Rt:02/ Rw: 05. Kabupaten: Kediri. Jawa Timur.
    Twitter: @Penulis24
    Link: https://mobile.twitter.com/Penulis24/status/721704992248172545
    Kalau ketemu Nabi Muhammad, cuma pengen ngomong gini, “Wahai engkau kekasih Allah. Rosyida punya satu permintaan, tolong sampaikan pada Allah ya. Begini, Rosyida pesan dua tempat di surga buat ayah-ibu nanti kalau sudah sampai di akhirat. Beliau berdua sudah sangat baik menjaga Rosyida, sepanjang hidup mereka. Juga tolong sampaikan pada Allah, terimakasih sudah mengirimkan dua malaikat hebat untuk Rosyida. Semoga nama mereka masuk ke dalam daftar penduduk surga ya. Amin. Sudah begitu saja Ya Rasul, terimakasih.”

  12. Nama : Rezuki
    Akun Twitter : @dairezuki
    Link Share : https://twitter.com/dairezuki/status/721710114994913280
    Domisili : Cirebon

    “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Jujur aku langsung bingung dan tidak bisa berkata apapun untuk pertanyaan ini. Jariku seakan terhenti ketika melihat pertanyaan-nya. Aku tak pernah membayangkan akan bertemu dengan Rasulullah, bertemu kekasih Allah SWT. Mungkin jika aku bertemu dengannya apalagi melihat wajahnya, aku pasti hanya bisa diam dan menatapnya. Tapi aku pun tak yakin jika bisa menatap Rasulullah SAW. Siapa yang tidak akan terkejut melihat pemimpin terbaik di muka bumi ini(?) pemimpin yang memiliki segala sifat baik-baik, yangtak mungkin di miliki manusia lain di dunia. Mungkin aku akan gemetar dan menangis. Apalagi aku bukan seorang yang suci sepertinya, aku bukan umatnya yang selalu patuh, aku tidak selalu mengerjakan perintah-Nya namun aku bisa bertemu dengan kekasih-Nya.

    Hanya ada satu kalimat yang bisa aku sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, walaupunaku tak yakin apakah aku bisa mengucapkannya? Apakah lidahku tidak akan kelu melihat sosoknya? Apakah tubuhku tidak akan rubuh menatap wajahnya?

    Satu kalimat yang ingin aku sampaikan, “Bawalah aku menuju surga-Nya.”

    Aduh jadi pengen nangis 😭 gatau kenapa bisa BAPER kaya gini, ya Allah:’) jadi gemeteran sendiri ngetik jawaban ini:’)

    Sekian, terima kasih atas GA-nya kak. Terima kasih untuk semuanya, GA ini bukan hanya membawaku untuk buku ini tapi GA ini membawaku untuk mengingat sosoknya dan ada keinginan untuk bertemu Rasulullah di surga nanti:’) *jadi curhat* sekali lagi terima kasih:)

  13. Nama : Bidayatul Khoiriyah
    Akun twitter : @iry3424
    Domisili : Tuban Jawa Timur
    Link share : https://twitter.com/Iry3424/status/721709219137781760
    “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”
    Bismillahirrahmanirrahim
    Ketika saya bertemu rasullullah, mungkin hal pertama yang saya lakukan adalah menangis. Jujur ketika saya dikasih pertanyaan seperti ini hatiku berdesir tak menentu. Entah itu karena saya kebanyakan dosa atau apa. Saya merasa tak pantas bertemu rasullullah karena belum sepenuhnya saya melakukan syariat dan sunnahnya. Namun, disisi lain saya sangat ingin bertemu dengan beliau saya ingin mendapat syafaatnya kelak. 1 keinginan dalam diriku yang belum kesampaian adalah menjadi pengikut setia nabi, selalu melantukan sholawat padanya dan menjadi wanita yang sholehah. Ya Rasul seandainya aku diertemukan denganmu sudikah kau mengakuiku sebagai pengikutmu? Hamba yang tak luput dari dosa dan kesalahan… Ya Rasul ajari aku menjadi pribadi yang baik, yang senantiasa menjalankan kewajibanku tanpa lelah, dan taat beribadah kepada Allah. Ya rasul bimbinglah aku menjadi pribadi yang berakhlak mulia seperti beliau.
    namun itulah yang ada dibenak saya sekarang belum tentu dapat terucapkan ketika berada dihadapan beiau, bisa saja saya hanya bisa menangis, menangis, dan menangis hingga tak dapat mengucapkan sepatah kata apapun, namun semoga cinta saya kepada rasul dapat bertahan hingga akhir hayat. dan keimanan saya dan seua muslim terhadap allah juga sampai ia mati dan dibangkitkan kembali. Aminnn Aminn Ya Rabbal Alamin.

  14. “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Bingung juga si jawab pertanyaan ini.

    Mau bilang apa ya? Kayanya ga bakal bilang apa-apa selain “assalamualaikum” sama “kaifa haluk?”. Soalnya ga bisa bahasa arab si. Kalo aku bilang pake bahasa indonesia bakal paham ga ya? 😀

    But anyway, kalo ‘seandainya’ diberi kesempatan ketemu dan kebetulan diberi kemampuan berbahasa arab, kemungkinan aku akan bicara kurang lebih seperti ini jika di bahasa indonesiakan

    “Aku malu bila aku harus mengucap ‘aku merindukanmu, ya rosul” karena pada kenyataannya aku selalu melupakanmu. Adakah seorang perindu melupakan yang dirindui? Namun biarlah, aku hanya ingin terus merindukanmu dan mencintaimu. Dan syukurku slalu kupanjatkan pada Sang Maha Pemilik Jagat Raya karena tlah mengijinkanku bertemu denganmu dan melepaskan kerinduanku. Dan ijinkanlah aku tetap bersamamu dan menjadi umatmu”

    Yeyen Nursyipa | @YeyenNursyipa | Bandung
    https://twitter.com/YeyenNursyipa/status/721718330382356480

  15. “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Jika punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad SAW, aku pasti akan menangis saking terharu dan bahagianya dan juga merasa malu karena belum menjadi umatnya yg baik karena masih setengah-setengah mengikuti ajaran dan sunnah-sunnah Beliau.
    Yang aku akan sampaikan mungkin hanya ucapan terima kasih karena diberikan kesempatan bertemu Beliau, dan berharap Beliau yang mulia akan memberikan syafaatnya kepadaku, kedua orangtuaku, adik-adikku, dan keluargaku semuanya di akhirat nanti, amiin ya robbal’alamiin.

    nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/721737736734900224
    domisili: Serang

  16. Nama : Daisy S
    Akun twitter : @Daisy_skys
    Link Share : https://twitter.com/Daisy_skys/status/721739944985624576
    Domisili : Semarang

    “Jika kamu punya kesempatan bertemu Nabi Muhammad, apa yang akan kamu sampaikan pada beliau?”

    Saya tidak tau ,saya bahkan terlalu malu untuk bertemu beliau .Tidak ada kepercayaan dalam diri saya untuk bertemu dan menyampaikan suatu hal .

    Lihatlah! Saya hanya manusia hina.Saya yang merindukan Rasulullah tapi malah lebih sering melupakannya .

    Engkau yang ma’sum selalu memohon ampun pada-Nya, sedang saya sibuk menghitung kesalahan orang lain.
    Engkau selalu beristighfar sepanjang malam lebih dari 70 kali, sedangkan saya tidak pernah melakukan sebanyak itu karena saya lebih sibuk menghitung harta yang semakin menumpuk. Dosa saya terlalu banyak, dan saya menyibukkan diri pada urusan duniawi saja. Sedangkan engkau masih mendo’akan umatmu yang Nabi sebelummu tidak sebegitu cintanya pada umat mereka melebihi kecintaanmu pada kami. Bahkan dalam akhir hayatmu engkau masih mengingat kami. Engkau masih menyebut kami walau malaikat pencabut nyawa sudah menghampirimu “Umatku! Umatku! Umatku!”

    Ya Rosulullah saya bahkan tidak lebih mulia dari debu yang menempel di telapak kakimu .Saya siapa ya Rasulullah ? Saya bukanlah siapa -siapa .Bahkan berjumpa denganmu di alam mimpi bagaikan sebuah mukjizat lalu saya bisa melihatmu langsung seperti ini ?

    Saya yang lebih hafal lagu lagu dengan berbagai bahasa asing ketimbang hadis -hadis mu ,Saya yang siang malam online daripada pergi melaksanakan sunnah mu .Saya yang memuja artis dan grup music hingga lupa mengingatmu .Saya yang mengharapkan mendapatkan syafaat mu di hari akhir nanti ,saya yang merasa tidak pantas masuk surga tapi tidak mau masuk neraka .Apa boleh merindukanmu ? Aku malu ya rasulullah.Karena aku bukanlah apa apa dibandingkan orang orang yang pernah dekat denganmu .

    Dan aku cuma bisa menangis sesenggukan sambil menahan semua kalimat kalimat itu .Lalu salamku untukmu dengan suara bergetar penuh penyesalan .Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad ”

    Dari umat yang senantiasa merindukanmu

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s