Penerbit Haru · Resensi · Romance · Young Adult

Opeation: Break The Cassanova’s Heart – Aly Almario

Operation Break Cassanova's Heart - Aly AlmarioJudul: Operation: Break the Cassanova’s Heart
Penulis: Aly Almario
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penyunting: K.P. Januwarsi
Penerbit: Haru
Tebal: 224 halaman

Stephen. Seorang cassanova. Bisa dibilang ganti-ganti pacar adalah hobinya. Baginya wanita adalah mainan dan cinta tidak boleh ada dalam hidupnya. Namun, diam-diam dia memperhatikan seorang gadis kutu buku sejak lama.

Naomi. Rambutnya selalu diikat kuda dan penampilannya tidak pernah modis. Belum pernah punya pacar meski sekarang berusia sembilan belas tahun. Tidak pernah merasa tertarik dengan cowok idola sekolah yang menjadi teman sekelasnya sejak SMA.

Stephen dan Naomi telah menyadari kehadiran satu sama lain sejak dulu. Sayangnya, keduanya berada dalam lingkaran sosial yang berbeda. Namun, putusnya Stphen dengan Kryzel—sahabat Naomi—membuat Naomi harus mengambil langkah. Dia tidak mungkin memaafkan orang yang telah menghancurkan hati sahabatnya.

Hubungan mereka semakin rumit ketika Naomi menandatangani misi menghancurkan hati sang cassanova dari Koalisi Pembenci Stephen Cruz, KPSC. Naomi hanya harus berjanji satu hal, jangan jatuuh cinta kepadanya.

Bagaimana nasib mereka dalam permainan cinta ini?

Phil- Fic

Operation: Break the Cassanova’s Heart adalah novel Filipina pertama yang saya baca. Jujur, ini sebuah pengalamanan yang baru. Novel terjemahan negara-negara di barat sudah sangat sering saya baca. Terjemahan Jepang dan Korea juga lumayan (apalagi sejak ada Haru). Nah, kalau Filipina baru sekali ini!

Novel ini tergolong tipis. Hanya 224 halaman. Dan bisa saya bilang alurnya sangat-sangat cepat. Gaya berceritanya juga cepat. Seringkali satu adegan melompat-lompat rentang waktunya dalam paragraph-paragraf yang singkat. Bisa dibilang semacam terburu-buru. Namun, saya sama sekali belum pernah membaca novel terjemahan Filipina (atau pun novel dalam naskah aslinya) jadi saya tidak banyak tahu. Mungkin, penulisan yang cepat ini memang lazim di sana atau mungkin beginilah gaya penulis.

Gaya penulisan yang buru-buru ini membuat tidak banyak yang bisa pembaca dapatkan dari tokoh-tokoh dalam Operation: Break the Cassanova’s Heart. Selain Stephen dan Naomi, pembaca serasa tidak diajak mengenal karakter-karakter yang lain. Sayang sekali, padahal saya penasaran sama kakak-kakak Naomi.

Bahkan ada saat di mana saya merasa kurang memahami jalan pikir Naomi. Misal ketika dia memutuskan berhenti naksir Drew dan serius pada Stephen. Atau ketika Naomi khawatir untuk menjalankan misi terakhir. Rasa-rasanya saya tidak berhasil terlibat dalam pergulatan perasaan Naomi.

Dari sisi Stephen pun tidak berbeda jauh. Bahkan sejak awal si Stephen ini lebih terasa berjarak dengan pembaca. Atau mungkin ini hanya perasaan saya saja?

Jadi, buat mereka yang suka perkembangan karakter yang detail dan eksplorasi karakter-karakter, saya rasa Operation: Break the Cassanova’s Heart bakal terasa mengecewakan.

Rasa Drama (yang Berhasil Menghibur)

Operation: Break the Cassanova’s Heart ini terasa sekali seperti drama Korea. Rada-rada sinetron juga sih (kecelakaan, soal ibu Stephen dan ibu Naomi, cewek-cewek yang dilukai Stephen itu, dll.). Namun, anehnya, saya menikmatinya. Novel ini terasa ringan dan menyenangkan (meski kadang dramanya bikin saya geleng-geleng kepala karena berlebihan).

Yang bikin saya menikmati novel ini pertama kali adalah:

“Kami adalah ‘Koalisi Pembenci Stephen Cruz’. KPSC. Kami masing-masing pernah disakiti oleh cowok brengsek itu dnegan berbagai cara.” (h. 13)

Keberdaan KPSC itu membuat saya nggak berhenti ketawa. Meski reputasi buruk Stephen sudah menyebar, tapi masih banyak yang mau menjadi pacarnya dan berakhir tersakiti. Eh, lalu mereka membuat perkumpulan dan berusaha menghancurkan hati Stephen. Penasaran sama mereka, tapi sayang nggak lebih banyak dieksplor sama penulis.

Namun, yang membuat saya tertarik sejak awal justru Stephen. Bukan karena dia dideskripsikan popular atau apa, tapi karena Stephen ini punya kepercayaan diri yang tinggi banget. Saking tingginya bikin saya terhibur. :))

Lagi pula, wajah tampan bisa dengan mudah membuat cewek-cewek jatuh cinta. Dan aku memiliki wajah yang sangat tampan. (h. 28)

Meski di awal Stephen ini sangat arogan dan seenaknya (yah sampai akhir juga sih), semakin dekat Stephen dan Naomi, interaksi mereka semakin manis. Saya rasa, ini salah satu yang membuat Operation: Break the Cassanova’s Heart menghibur bagi saya.

Terakhir

Well, berhubung saya sudah membaca novel ini cukup lama, sekitar dua minggu lalu, tidak banyak yang saya ingat kecuali bahwa novel ini berhasil menghibur saya. Sayangnya alurnya sangat cepat dan kurang dieskplorasi lebih dalam adegan-adegan yang ada.

Buat menutup, saya kasih kutipan favorit saya.

Dan, tentu saja, semua baik-baik saja karena hanya itu akhir yang ada. (h. 147)

Selamat membaca! Percayalah bahwa semua baik-baik saja.

Advertisements

One thought on “Opeation: Break The Cassanova’s Heart – Aly Almario

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s