de TEENS · Resensi · Romance · Young Adult

Me VS Daddy – Sayfullan

Me vs Daddy - SayfullanJudul: Me VS Daddy
Penulis: Sayfullan
Penyunting:Β  Vita Brevis
Penerbit: de TEENS


Me VS Daddy bisa kamu dapatkan di Bukupedia


“Berani menantang Papa, ya? Hmm… bagaimana kalau kita taruhan saja?”
“Siapa takut?!” (h. 11)

Karel lebih mencintai dunia mamanya yang telah meninggal, dunia pastry. Sedangkan Marvin, sang ayah, ingin Karel meneruskan bisnis properti miliknya. Berawal dari usaha Karel meminta izin serta pinjaman modal kepada sang papa, anak-ayah itu berarhir dengan taruhan.

Perjanjian itu mengantarkan Karel lebih dekat pada mimpinya lewat Kafe Kopanda. Perjanjian itu juga membuat Marvin lebih melihat anak semata wayangnya. Namun, keduanya tidak pernah tahu bahwa perjanjian itu akan mengantarkan mereka pada Renne dan Jianna, sepasang ibu-anak yang memasuki kehidupan Marvin dan Karel secara perlahan.Novel Remaja

Judul dan sinopsis di kover belakang meyakinkan saya bahwa Me VS Daddy ini akan menjadi sebuah novel perjuangan menggapai mimpi yang penuh dengan unsur keluarga, khususnya hubungan ayah dan anak.

Bab pertama dibuka dengan cukup menegangkan, Karel dan Marvin yang bersitegang dan taruhan yang terjadi. Bab berikutnya juga masih menunjukkan bagaimana usaha Karel menjalankan Kafe Kopanda. Sayangnya, semua berubah ketika negara api menyerang, maksud saya ketika Renne dan Jianna muncul.

Ketika ibu dan anak ini muncul dalam cerita Me VS Daddy, saya tidak lagi merasakan “judul” maupun “sinopsis” yang tertera dalam novel ini. Yang ada justru kehidupan Renne dan Jianna, yang bisa dibilang mirip-mirip dengan Marvin dan Karel. Marvin ditinggal istri, Renne ditinggal suami, Karel dan Jianna anak satu-satunya. Kemudian, semakin lama cerita berkembang semakin … tidak terkendali?

Renne yang dulunya model bertemu dengan mantan saingannya ketika mendaftarkan Jianna di sekolah. Ternyata mantan saingannya itu istri pemilik saham sekolah Jianna. Akhirnya, yah, seperti yang bisa ditebak, cerita bullying ala ala novel remaja muncul. Hilang sudah cerita taruhan Karel dengan Marvin. Ditambah kedekatan Karel dan Jianna serta Marvin dengan Renne membuat premis taruhan ayah-anak yang saya dapatkan lenyap sudah.

Ditambah dengan narasinya yang suka membosankan (misal di bab-bab awal yang menjelaskan satu demi satu soal interior kafe itu lho), Me VS Daddy berakhir menjadi novel remaja dengan cerita romantis yang terkesan dipaksakan serta sentuhan humor yang nggak berhasil menyatu. Sayang banget padahal premisnya menarik.

Soal Mimpi

Meskipun demikian, masih ada satu dua hal yang bisa didapatkan dari Me VS Daddy ini. Seperti misalnya soal mimpi Karel, yang sedihnya nggak dieksplor dengan baik. Padahal saya mengharapkan lebih banyak cerita soal Karel membangun Kafe Kopanda dan bagaimana pemuda itu berjuang tanpa bergantung pada sang papa.

“Padahal masih banyak orang yang demi mimpinya harus mati-matian berusaha agar meraihnya, eh ini ada orang yang sudah dihampiri mimpinya, malah dibiarkan begitu saja. Kalau nggak bodoh, apa dong namanya?” (h. 134)

Lewat Renne dan Jianna, pembaca juga akan belajar soal mimpi dan masa depan. Meski kehidupan Jianna yang penuh bullying di sekolah dan ketidakmengertian saya kenapa Jianna harus masuk ke sekolah itu padahal kondisi ekonomi ibunya nggak seberapa, Renne mengajarkan hal penting soal keputusan.

Dia memberikan pelajaran besar bagi putrinya untuk tidak mengambil keputusan yang berhubungan dengan masa depannya itu hanya karena dendam, nafsu, atau paksaan yang bukan murni dari kecintaan hatinya. (h. 162)

Terakhir

Me VS Daddy baiknya dibacaΒ  tanpa banyak ekspektasi. Novel ringan ini bisa dibilang cukup ringan dan menghibur. Meski saya lebih suka novel sebelumnya dari penulis, yang terasa lebih gelap.

Selamat membaca!

Advertisements

2 thoughts on “Me VS Daddy – Sayfullan

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s