Bhuana Sastra · Resensi · Romance

Mozaik – Ita Susanto

mozaik-ita-susantoJudul: Mozaik
Penulis: Ita Susanto
Penyunting: Ani Nuraini Syahara
Penerbit: Bhuana Sastra
Buntelan dari Penerbit BIP


Mozaik bisa kamu dapatkan di Bukupedia.


Sejak bertemu dengan Kevin, teman sekolah minggunya, di facebook, Nia mulai menikmati kedekatan dirinya dengan lelaki itu. Kevin yang perhatian, penuh kasih, romantis, dan senantiasa membuat Nia merasa istimewa. Kevin yang mengisi ruang kosong dalam kehidupan pernikahan Nia dengan sang suami, David.

“Kenikmatan itu hanya sesaat, suatau saat akan berubah jadi penyesalan.” (h. 77)

Nia tahu bahwa hubungan gelapnya dengan Kevin tidak seharusnya dilanjutkan. Namun, Nia tidak bisa. Kevin memberikan apa yang tidak bisa Nia temukan dari David. Meskipun Nia telah memiliki David dan Sonya, dan Kevin memiliki Ashanti, keduanya melanjutkan hubungan mereka atas dasar cinta.

Akan seperti apakah akhir hubungan Nia dan Kevin?

Pentingnya Komunikasi

Mozaik bercerita tentang kehidupan pernikahan Nia yang mulai terasa hambar. Tokoh utama kita, Nia, dibesarkan di keluarga yang menunjukkan ekspresi kasih sayang dan cinta dengan jelas dan jujur. Sedangkan suaminya, David, dibesarkan dalam keluarga yang lebih kaku. Perbedaan ini membuat hubungan pernikahan mereka yang tidak lagi muda menjadi kering bagi Nia. Nia butuh David yang perhatian dan romantis. Sayangnya, bagi David cinta cukup ditunjukkan dengan memenuhi segala kewajiban sebagai suami.

Di sinilah muncul Kevin, lelaki dari masa lalu Nia. Hubungan Nia dan Kevin pada awalnya hanya terjalin lewat dunia maya sebab perbedaan kota tinggal. Hingga akhirnya mereka bertatap muka ketika Nia ada pekerjaan ke Jakarta. Pertemuan satu kali itu membuat hubungan mereka semakin dalam dan terlalu sulit untuk ditinggalkan.

Mozaik ini menunjukkan dengan sangat gamblang pentingnya komunikasi dalam komitmen pernikahan. Lewat Nia dan David, pembaca akan menyadari bahwa sebuah pengkhianatan dan perselingkuhan bisa terjadi karena kurangnya komunikasi antar pasangan.

“Kalau penyaluran cinta itu nggak sesuai dengan hakikat kesucian itu sendiri, itu bukan cinta. Itu nafsu.” (h. 148)

Eksekusi yang Cepat

Mozaik ditulis dengan alur maju yang sangat-sangat cepat. Ini yang menyebabkan Mozaik terasa kurang membuat pembaca ikut terhanyut. Satu demi satu adegan dipaparkan dengan begitu cepat, terkesan terburu-buru. Pembaca belum sempat merasakan bagaimana perasaan Nia, eh, tahu-tahu adegannya sudah pindah. Sayang sekali, padahal novel ini punya banyak sisi yang bisa dieksekusi lebih untuk menghadirkan cerita yang lebih menguras emosi dan perasaan (secara temanya perselingkuhan).

Penulis juga memperkenalkan karakter-karakternya dengan terburu-buru. Penulis bahkan tidak memberikan ruang bagi karakter tambahan, seperti Stefi sahabat Nia atau Janes teman Kevin, untuk berkembang lebih. Karakter Ashanti, istri Kevin, juga kurang diberikan ruang berkembang.

Eksekusi yang cepat dan eksplorasi karakter yang kurang membuat Mozaik menjadi novel yang lebih ringan dari seharusnya. Habis temanya kan perselingkuhan dalam pernikahan, jadi, yah, saya pikir bakal lebih menguras emosi gitu.

Akhir yang diberikan Mozaik ini juga cukup realistis, disajikan lewat Nia dan Kevin, yang keduanya memiliki akhir kisah yang cukup bertolak belakang. Tentunya keduanya bisa jadi pelajaran bagi pembaca.

Penutup

Meski demikian, Mozaik bakal tetap asyik kamu baca sebagai bacaan akhir pekan atau bacaan di kala santai. Meski buku ini tipis, tetapi penuh dengan pelajaran berharga bagi semua orang yang berkomitmen.

Sebelum menutup, biar saya berikan satu kutipan.

“Pernikahan itu ibaat mozaik. Kita adalah kepingan-kepingannya. Aku dan kamu berbeda. Tapi kita menyatu atas nama cinta. Aku ada untuk melengkapi hidupmu dan kamu ada untuk melengkapi hidupku.” (h. 193)

Selamat membaca! Selamat berkomunikasi! 😀

Advertisements

One thought on “Mozaik – Ita Susanto

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s