[Blogtour TYPO] Review: Typo – Christian Simamora

typo-by-christian-simamoraJudul: Typo
Penulis: Chistian Simamora
Penyunting: Alit Tisna Palupi
Penerbit: Twigora
Tebal: xii + 476 halaman

Maisie Varma pernah punya tunangan. Josh Mallick namanya. Anak dari rekan bisnis kepercayaan orang tuanya. Namun, pertunangan mereka batal beberapa hari kemudian karena Oma Josh tidak setuju. Sayangnya, usia pertunangan yang seumur jagung itu meninggalkan perasaan di hati Mai dan Josh, dan keduanya tidak saling tahu.

Lalu, bertahun-tahun kemudian, Mai dan Josh terikat lagi. Kali ini juga karena kedua orang tua mereka. Namun, bukan ikatan pertunangan yang ada di antara Mai dan Josh. Keduanya terikat sebagai penanggung jawab acara anniversary Hotel Cocobolo. Hubungan mereka seharusnya profesional, tetapi sulit menjaga keprofesionalan itu jika ingatan masa lalu yang dikubur dalam-dalam oleh Mai dan Josh perlahan meledak keluar.

Mai dan Josh

Jujur, saya suka banget interaksi Mai dan Josh belia. Interaksi di antara mereka ketika dijodohkan. Sesuai dengan bab pembuka: accismus, malu-malu tapi mau. Mai yang sedikit kikuk tapi senang mendapat teman seusia (dan tunangan) bernama Josh. Dan Josh yang awalnya tidak bersahabat tapi bersikap begitu manis setelah tahu Mai belum pernah dengan soal perjodohan. Inetraksi mereka ngegemesin banget.

Sayangnya, usia perjodohan Mai dan Josh yang hanya beberapa hari tidak memberikan banyak cuplikan adegan flashback dalam Typo. Sayangnya lagi, Typo ini novel dewasa jadi, yah, masa cerita remaja tanggung (14 dan 13 tahun bo!) lebih banyak? XD

Nah, status mantan tunangan inilah yang membuat hubungan profesional di antara Mai dan Josh kabur. Pada awalnya, Mai dan Josh tentu bisa bersikap profesional. Namun, segalanya menjadi semakin kabur ketika mereka harus ke Bali untuk memastikan anniversary Hotel Cocobolo telah siap.

“Gue … hanya mau muasin rasa penasaran gue selama ini, kayak apa ya rasanya deket dengan cowok yang nyaris dijodohkan sama gue. Itu aja!” (h. 288)

Kedekatan Mai dan Josh ini diibaratkan penulis dengan ‘bermain api’. Biasanya main api identik dengan perselingkuhan, tetapi Christian Simamora memberikan hal baru dalam Typo. Dan meski saya bilang saya suka interaksi Mai dan Josh belia, saya juga suka interaksi Mai dan Josh ketika di Cocobolo. Nggak kalah manis. Lengkap pula dengan adegan dewasa khas novel #jboyfriend.

Jatuh Cinta adalah Typo

“Gimana ceritanya bisa ketemu jodoh kalau bergaulnya sama buku melulu?”
But, boys in books are better, Che.” (h. 124)

Mai dan Josh memutuskan untuk menjalin hubungan pertemanan yang menyenangkan. Keduanya memutuskan untuk tidak saling jatuh cinta kepada satu sama lain dan melewati proyek dari orang tua mereka ini tanpa ada perasaan yang tertinggal. Jatuh cinta adalah typo, sebuah kesalahan.

Lalu, dari sinilah segala konflik bermula. Membaca Typo bakal membuat pembaca gemas karena sikap Mai dan Josh yang sama-sama tarik ulur bahkan hingga akhir. Bahkan saya merasa butuh sebuah epilog di akhir Typo ini karena masih gemas-gemas gimana gitu.

“Bisa jadi hatinya typo kayak lo. Dan lo tahu kan itu apa artinya? Two typos can make a right.” (h. 387)

Typo sendiri ditulis dengan gaya yang sangat menyenangkan dan khas Christian Simamora. Lengkap dengan latar kehidupan kaum sosialita novel #jboyfriend (bahkan nama karakter #jboyfriend lain ikut muncul) membuat Typo bakal terasa dekat dengan pembaca seri #jboyfriend. Belum lagi, menurut saya pribadi, Typo ini adalah novel penulis dengan adegan dewasa yang paling detail. Pasti kamu bakal butuh kipas besar pas baca supaya nggak kepanasan, haha. XD

Terakhir

Terakhir, karakter favorit saya di Typo ini adalah Duchess, sahabat Mai. Duchess ini punya karakter sahabat yang menyenangkan banget. Ditambah lagi Duchess juga bijak. Kalimat-kalimat favorit saya keluar dari bibirnya. Saya jadi pengin lihat Duchess bahagia (yah meski di Typo pun diceritakan dia bahagia cuma pengin tahu lebih banyak gitu). :”D

Typo saya rekomendasikan bagi mereka yang berusia 21 tahun ke atas. Memang sih nggak sedikit interaksi manis ala ala novel romance di Typo, tetapi adegan dewasa yang cukup detail bagi saya tidak sepatutnya dibaca mereka yang masih berusia belasan. Typo juga saya rekomendasikan bagi mereka yang menyukai novel-novel historical romance, sebab alur dan konflik Typo ini sebelas-dua belas dengan novel-novel tersebut.

Untuk menutup, saya berikan kutipan kesukaan saya:

Actualy, semua yang jatuh cinta adalah orang-orang bodoh, Mai. Karena tak hanya membiarkan diri sendiri dalam keadaan teramat hawan, kita juga dengabn cerohonya membolehkan orang lain menjadi penjaga harta paling berharga: hati kita.” (h. 406)

Jangan takut jatuh cinta! Selamat membaca!

#TYPOHunting Challenge

Yang menegangkan dari menjadi host blogtour Typo adalah challenge yang diberikan Bang Ino ini. Saya harus beberapa kali membuka novel ini untuk memenuhi tantangan ini.

Hasilnya? Hm, nope, DONE, (sepertinya, meski nggak gitu yakin) DONE. Kalau kamu gimana? Berhasil menemukan semuanya?

Photo Challenge

Seperti host yang lain, pada tantangan foto ini saya harus berpose seperti balita di iklan cokelat beralkohol. Yah, meski saya nggak imut seperti balita tersebut, tapi saya cobalah untuk berpose se…mirip mungkin.

 foto-bayiimg_20160928_142910

Gimana? Mirip, nggak? Kayaknya lebih cocok dibilang foro ngantuk, ya. XD

Nah, jangan lupa pantengin terus Melukis Bianglala, ya. Kamu bakal punya kesempatan mendapat Typo secara gratis. :*

Advertisements

21 thoughts on “[Blogtour TYPO] Review: Typo – Christian Simamora

  1. Josh dan Mai bikin geregetan ya. Emang endingnya gantung ya kak??
    Aduhhhhh,bikin melting aja. Mudah-mudahan saya beruntung bisa baca TYPO.
    Kisah romance memang tak pernah habis dibahas tapi tentu saja dengan segi penggambaran yg berbeda2 sesuai karakter penulisnya jadi ngga pernah bosen juga buat bacanya.

  2. Wah.. wah.. umur 21 ke atas.. berarti aku lulus sensor nih. Kwkwkwk.

    Ihhh, jadi beneran pengenlaa bacanyaa, apalagi kalo gratis.. aku ikut give away-nya.. semoga bisa dapeettt..

    Kira2, sehabis baca novel itu, bapeer gak pengen jelajahi Bali dan riset berbagai rasa coklat?

  3. Beberapa host bilang dan diiyakan oleh Bang Ino katanya plotnya memang berkiblat ke plot “Historical Romance”, dan ini yang ingin saya pahami, seperti apa sih plot yang demikian? Apakah ada perbedaan dengan plot yang biasa dipakai penulis romance lainnya?

  4. Novel 21++. Cocok nih dibaca pas musim rintik rintik gerimis manja. Sambil nikmatin secangkir coklah hangat. #aduuuuh kebayaaang, jadi pingiiin 😆☕

  5. Tarik ulur sampai akhirnya bikin miki itu perasaan yg ditarik dan diulur? Kayaknya aku juga bakal gemes gemes manja kayak kakak kalo baca buku ini 😆

  6. Jatuh cinta adalah typo. saya suka kalimat ini.
    Cocok sekali dengan hubungan Mai-Josh yang penuh tarik-ulur, iya-tidak, mau-ngga mau, malu-malu kucing tapi akhirnya jadi juga.
    “Typo nih? Biarin ajalah yah, mau gimana lagi.”~

  7. Ngomongin typo artinya itu salah kan ya? Kl cinta aja bis typo, cinta yg begimana itu bisa dibilang cinta typo? Apa hanya karena kita cinta ke orang yg salah, org yg harusnya gak boleh kita cintai??
    Speakless daya dgn kaa typo yg bkin benak saya tergelitik. Apalagi typo dlm percintaan. Uwow. Menarik untuk dibaca kayanya 😆

  8. Ternyata ada juga ya kisah Josh-Mai kecil-nya. Jadi penasaran pengin lihat mereka yg masih ngegemesin, apalagi istilah accismus, malu-malu tapi mau itu 😀

  9. Dilema..
    gak membaca review membuat penasaran tetang novel ini, tapi ketika udah membaca reviewnya malah tambah penasaran lagi ingin mengetahui seluruh cerita di dalamnyaaaaa

  10. Makin penasaran nih duhhh. Wah aku masih 19 tahun boleh baca nggak kak? ;D umur aku nyerempet 21 tahun kok, tapi 2 tahun lagi hihi, lah malah hitung-hitungan umur wkwk. Fix bikin ngiler pengen baca!!! suka banget dengan reviewnya yas!

  11. Aku masih dibuat bertanya-tanya nih tentang Typo dgn hubungannya di novel ini.
    Apalagi typo dikaitkan dgn jatuh cinta. hmm.. makin penasaran dgn kisah ceritanya ^-^

    Semoga aku berjodoh dan bs berkenalan lebih dekat lg dgn Mai dan Josh.

    Salam,
    Pida Alandrian

  12. Sebelumnya belum pernah baca yang genre historical romance. Belum pas aja rasanya., makanya mai nyobain baca novel ini! Aku sediain kipas besar deh kalo Josh dan Mai bertamu ke rumah ‘rak buku’ ku xD

  13. Wahhhh thanks banget reviewnya. Aku baru mau beli bukunya christian yg baru ini, cuma pgn baca dulu reviewnya. Apakah maaih sama ada adegan dewasanya, alurnya, dsb.
    Ternyata ceritanya bikin aku penasaran pgn belii ahahaa…

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s