Random

Perkembangan Fiksi Horor Dalam Negeri

Nyaris aja lupa menerbitkan tulisan ini! Nyaris saja ketinggalan posbar bulan Oktober. :”D

Nah, tema posbar Oktober adalah #BBISupernatural. Berhubung kecepatan membaca saya lagi rendah-rendahnya di bulan ini, saya memutuskan untuk menulis artikel terkait tema posbar kali ini. Meskipun temanya berupa supernatural (yang berarti ajaib atau gaib), saya mengkerucutkannya pada horor.

perkembangan-fiksi-horor-dalam-negeri

Horor sendiri berarti sesuatu yang menimbulkan perasaan ngeri atau takut yang amat sangat. Menurut wikipedia, genre horor dalam fiksi berkembang dari cerita rakyat danΒ  tradisi keagamaan, yang berhubungan dengan kematian, kehidupan setelah mati, dan keberadaan setan. Inilah sebabnya horor identik dengan keberadaan entitas dari dunia lain, yaitu hantu.

Dalam dunia literasi, genre horor berkembang sejak abad 18, dalam bentuk gothic horror. Novel-novel horor abad 19 jauh lebih terkenal daripada abad sebelumnya, semisal Frankestein,Β  The Picture of Dorian Gray, sampai Dracula. Meskipun sejatinya genre horor menimbulkan rasa takut, genre ini tetap saja dicintai dan diburu pembaca. Terbukti dari semakin banyaknya buku-buku berlabel horor di dunia.

Lantas, bagaimana dengan buku horor dalam negeri?

Mencari informasi terkait perkembangan fiksi horor Indonesia ini sangat sulit. Saya bahkan tidak menemukan jurnal atau penelitian yang membahas soal perkembangan novel horor Indonesia. Artikel-artikel internet juga sangat terbatas, bahkan lebih banyak yang mengarah pada film horor.

Seperti fiksi horor lain di dunia, fiksi horor Indonesia dimulai dari cerita-cerita hantu di masyarakat. Dengan keanekaragaman budaya Indonesia, ada banyak sekali hantu-hantu. Setiap daerah seakan punya hantunya sendiri. Punya kisah horornya sendiri.

Saya tidak menemukan sumber yang cukup relevan untuk menceritakan hubungan kisah horor di masyarakat ini dengan perkembangan fiksi horor Indonesia, tetapi fiksi horor Indonesia ini identik dengan kisah horor di masyarakat itu sendiri. Mulai dari kisah pocong, kuntilanak, hingga hantu-hantu lainnya. (Hal ini lebih mudah diamati pada perkembangan film horor.)

Dari sebuah penelusuran yang panjang (berhubung saya bukan penggemar cerita horor), saya mendapatkan nama Tara Zagita adalah salah satu nama terkenal di dunia fiksi horor Indonesia tahun 80an. Buku-bukunya banyak, dengan judul penuh misteri dan kover gadis cantik yang cukup seronok.

novel-novel horor Tara Zagita

Sayangnya, saya tidak menemukan dengan jelas identitas buku-buku ini selain nama pengarangnya Tara Zagita dan penerbitnya Sinar Matahari Jakarta.

Selain novel, fiksi horor Indonesia juga berkembang dalam bentuk komik. Terbukti dari komik-komik Tatang Suhenra yang banyak membawa judul seram dan bercerita soal dunia gaib. Komik ini populer pada tahun 80an dan 90an. Sayangnya lagi, saya belum menemukan informasi lebih soal identitas komik-komik Tatang Suhenra ini.

salah satu komik horor Tatang Suhenra

Di antara sedikit fiksi horor jadul Indonesia yang bisa saya telusuri, hanya Abdullah Harapah yang bisa dengan (cukup) mudah saya gali lebih dalam. Abdullah Harahap memulai karirnya sebagai penulis novel roman, yang pada masa itu sangat populer. Lalu, pada tahun 1970an, mulai terbitlah buku-buku horor karangan Abdullah Harahap.Β  Novel horor pertama Abdullah Harapa adalah Dikejar Dosa, yang diterbitkan secara bersambung di tabloid Srop dan kemudian diangkat dalam layar lebar.

Dalam tahun-tahun berikutnya, Abdullah Harahap setia menulis novel horor cita rasa dalam negeri hingga menghasilkan sekitar 70 judul horor.

sampul jadul novel horor Abdullah Harahap

Memasuki awal 20, fiksi horor Indonesia didominasi novel-novel adaptasi dari film-film horor. Semisal Hantu Jeruk Purut, Kuntilanak, Bangku Kosong, Lantai 13, dsb. Novel-novel ini ikut laris seperti filmnya filmnya juga.

novel horor adaptasi film

Perkembangan novel horor Indonesia tahun-tahun belakangan ini menjadi lebih variatif. Tidak hanya ada satu nama pengarang dan tidak lagi banyak adaptasi dari film horor.

Ada novel-novel horor Risa Saraswati yang punya banyak penggemar. Ada juga novel yang diangkat dari kisah horor laris manis di forum online. Ada novel-novel horor yang berpadu dengan kisah misteri atau bahkan thriller, misal Misteri Patung Garam dan Tewasnya Gagak Hitam. Bahkan ada juga penerbit yang sengaja mengeluarkan satu seri buku horor untuk memuaskan penggemar.

seri Takut Bukune

Meskipun genre horor tak lagi se-booming ketika layar kaca dipenuhi film-film horor, fiksi horor masih terus beredar hingga sekarang. Tentu saja fiksi horor ini sekarang ikut berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan tak lagi bercerita soal hantu semata.

Kira-kita begitulah perkembangan fiksi horor dalam negeri yang bisa saya telusuri. Artikel ini tentu saja butuh lebih banyak penggalian sumber agar bisa lebih komprehensif dan lengkap (dan tentu saja butuh lebih banyak waktu). Namun, setidaknya, artikel ini bisalah menjadi sumber informasi bagi mereka-mereka yang penasaran dengan perkembangan fiksi horor dalam negeri.

Semoga bermanfaat!


Sumber:

[1] http://kbbi.web.id/horor
[2] http://fjb.kaskus.co.id/product/57c3eb42902cfe32578b4570/buku—novel-cerita-horor-jadul-serial-dewi-ular-by-tara-zagita/?img=1
[3] https://www.brilio.net/news/16-cover-komik-tatang-s-ini-jadul-abis-kamu-dijamin-rindu-era-90-an-151130t.html
[4] https://www.goodreads.com/author/show/2776840.Abdullah_Harahap
[5] https://id.wikipedia.org/wiki/Abdullah_Harahap[6] http://kawankumagz.com/Feature/Playground/7-Rekomendasi-Novel-Hororthriller-Indonesia-Yang-Wajib-Dibaca

Ditulis untuk

Banner Posbar 2016

Advertisements

2 thoughts on “Perkembangan Fiksi Horor Dalam Negeri

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s