Random

2016 dalam Buku + Harapan 2017

 

2016-dalam-buku

Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya berniat menuliskan kehidupan saya dan buku di 2016 silam. Pasalnya, ada begitu banyak hal yang terjadi antara saya dan buku di 2016. :”)

Tulisan ini ditulis sekalian untuk Posbar BBI. Awalnya mau dipisahin, habis tulisan ini banyak curhatannya, tapi susah buat memisahkan buku terbaik 2016 atau harapan 2017 dengan tulisan tentang kehidupan saya dan buku ini. Jadi, maafkan kalau tulisan ini panjang. Sila tinggalkan juga jika kamu merasa bosan dengan ocehan saya. I don’t mind.

Awal-awal tahun saya mulai dengan cukup semangat. Terbukti dengan cukup banyaknya buku-buku yang saya baca. Bahkan kalau tidak salah saya menghabiskan hari pertama dengan membaca, haha. Seperti tahun lalu, saya ikutan tantangan-tantangan yang mulai menjamur begitu tahun akan berganti.

Tantangan-Tantangan 2016

Mari mulai membahas tantangan-tantangan yang saya ikuti.

Receh Untuk Buku. Berhubung 2015 cukup sukses, saya ikutan lagi. Sayangnya, celengan ini saya bobol ketika iman saya melemah, hiks. Lengkapnya baca di sini.

Fantasy, Science Fiction, and Dystopia RC. Oke, gagal total. Sudah saya rekap di sini.

Young Adult Reading Challenge. Saya berhasil! Yeah! Jumlahnya pun lumayan banyak dan didominasi YA lokal. Meski di tengah-tengah tahun itu sempat melemah dan Oktober kosong total, tapi saya berhasil. Alhamdulillah terpilih menjadi salah satu review yang disukai Kak Ziyy di awal tahun. Lengkapnya di sini.

Indonesian Romance Reading Challenge. Yang stau ini pun sukses! So happy! Lengkapnya bisa dibaca di sini.

Tantangan Baca Haru. Oke, rada-rada gagal sih, hahahaha. Nanti lengkapnya bakal saya tulis, sesuai dengan ketentuan dari Haru juga.

Read at Your Own Risk. Saya cuma berhasil ikut serta sampai pertengahan tahun, lalu gagal total terus, hiks hiks. Sedih.

Read and Keep. Tantangan ini saya awali dengan semangat. Sayangnya, ketika BBW terselenggara di Indonesia, langsung bubar! Seluruh uangnya saya ambil hiks hiks. Selepas itu, saya berusaha melanjutkan, tapi apalah daya S2 yang menemani saya sejak tahun kedua kuliah rusak total. Ditambah lagi ada bazar buku di Gudang Gramed. Sampai akhr tahun pun, celengan itu tak pernah lagi saya isi. Payah. 😦

Itu rekapan tantangan book related yang saya ikuti. Banyakan yang gagal ketimbang yang berhasil, ya. Sedih. Rupanya masih sulit buat saya untuk membaca cerita-cerita fantasi lagi. Lebih sulit lagi untuk mengerem diri ketika ada diskonan buku. Seriusan. Saya merasa begitu payah selepas hidup kere di akhri tahun ini karena dengan mudahnya tergoda diskonan buku di 2016.

Oh ya, tambahan nih. Kalau kamu pikir saya kaya raya, nope. Saya masih mahasiswa, uang jajan nggak sampai sejuta sebulan dari orang tua. Part time? Saya memutuskan untuk tidak bekerja sampai skripsi berakhir. Jadi, darimana saya punya duit untuk membeli timbunan (yang kalau dihitung jumlahnya mau 200 buku *nangis*) ini? Saya memilih membeli buku ketika kamu (mungkin) membeli baju atau kosmetik atau sepatu atau jilbab atau barang-barang lain. Saya memilih jalan ke bazar buku ketika kamu (mungkin) rela antri diskonan barang-barang branded. Saya memilih membeli buku ketimbang makan enak tiga kali sehari (serius, saya nggak bercanda. Saya pernah makan nasi kerupuk doang ketika benar-benar bokek habis kalap). Begitulah hidup saya. Saya rela tampil ala kadar, nggak dandan, bawa bekal ke kampus (beneran, ini), nggak perawatan atau jalan-jalan, hanya untuk beli buku. Saya rada ekstrim, jadi sebaiknya jangan ditiru. Karena saya pun sedih sama diri sendiri di akhir tahun 2016. Pasalnya tabungan saya kebobolan mulu. T_T

Baiklah, cukupkan saya rambling-an sesat itu.

2016 dalam Buku

Total buku yang saya baca di 2016 itu 98 buku. Nggak seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini saya banyak baca manga dan webtoon. Nggak banyak juga buku berkesan yang saya baca, haha. Sedih-sedih gimana gitu sih, habisnya meski komik masuk buku, feel-nya beda ketika menyelesaikan buku yang isinya tulisan dibanding menyelesaikan buku berisi gambar. *nangis*

Rekap buku 2016 saya ditampilkan dalam gambar (yang dicomot dari goodreads) berikut. Lengkapnya bisa kamu lihat di sini.

Sekarang, saya mau menjabarkan Buku Terbaik 2016 saya. Berhubung 2016 diakhiri dengan angka 6, saya akan memilih 6 judul. Oh, berhubung banyak manya dan webtoon yang say abaca, jangan heran kalau dua hal itu masuk dalam list ya.

1. Holy Mother – Akiyoshi Rikako

Sumpah buku terbaik terbaik terbaik terbaikterbaikterbaikterbaik *lalu ditendang* di 2016! Kalau kamu menikmati cerita detektif, misteri, dengan sentuhan thriller, kamu wajib baca buku ini. Bukunya nggak panjang dan harganya cukup terjangkau. Salah satu novel misteri terbaik yang pernah saya baca. Review lengkap bisa kamu baca di sini.

2. Finding Audrey – Sophie Kinsela

Genre-nya YA, dengan sentuhan cerita mental illness. Saya suka bangaimana penulis mengeksekusi cerita Audrey. Cakep. Saya juga berhasil bersimpati pada krakter-karakter dalam novel ini. You have to read this one if you enjoy YA or simply interested at anxiety disorder. Ceritanya simpel dan ditutup dengan puas. Ulasan lengkap bisa baca di sini.

3. Petir – Dee

Saya baru baca seri Supernova sampai Petir, tapi saya pikir saya bakal paling suka buku ini meski sudah baca buku-buku berikutnya (iya, saya PD banget haha). Pasalnya di buku ini saya naksir sama interaksi Etra dan Mpret. Manis banget! Saya juga suka Petir katimbang KPBJ atau Akar karena cerita Etra ini tuh … terasa dekat gitu. Mungkin karena Etra di hadapkan pada dunia selepas kuliah yang terasa dekat sama kondisi saya, ya. Yah, lengkapnya baca di sini aja.

4. Noblesse – Son Jae Ho

Yeah, ini webtoon. Kamu bisa baca di sini. Ceritanya tentang vampir, tapi bukan vampir macam Twilight. Saya berhasil kecanduan webtoon ini di pertengahan tahun 2016 dan seriusan nggak bisa berhenti baca sebelum sampai ke episode terakhir. Parah banget. Meski belakangan ini ceritanya rada mbulet-mbulet dan perkembangan karakter utamanya kurang (dan saya cemas luar biasa sama Rai huhuhuuu), tapi webtoon satu ini a must read versi saya.

5. Haikyuu – Haruichi Furudate

Saya mulai baca manga ini selepas menghabiskan season 1 dan 2 anime-nya. Bagus. Sport manga terbaik yang saya baca! Penuh gairah muda dan penuh dengan perkembangan karakter yang total. Saya suka banget arc training camp yang baru usai ini. Karakter-karakternya mendewasa dengan baik dan tidak terburu-buru. Kalau kamu malas baca manga-nya, cukup nontn saja. IΒ bet you’ll love it.

6. Annarasumanara – Ha Il Kwon

Webtoon ini punya aura suram. Ceritanya? Sama suramnya. Art-nya cantik. Pesannya dalam banget. Webtoon layak dibaca semua orang yang tengah berjuang dalam hidup. :”)

Sip. Udah ada enam. Yah, kira-kira itu #BBITopChoice2016 saya. Seriusan pilihnya susah. Karena ada Starlight yang saya nikmati, juga Aoharu x Kikanju yang bikin saya keranjingan, atau A Monster Call (yang saya baca ulang habis punya versi terjemahan) tapi akhirnya saya sisihkan karena udah baca ini di 2015, dst dst.

Harapan 2017

Sekarang mari lanjut ke bagian berikutnya, harapan 2017, #BBIWishlist2017.

Harapan-harapan ini saya cantumkan dalam bentuk list dan hanya untuk hal-hal yang berhubungan dengan buku (berhubung ini kan blog buku dan posbarnya pun untuk BBI XD). Semoga harapan ini nggak berakhir menjadi harapan kosong.

Oya, berhubung buat 2017 dan 2017 diakhiri sama angka 7, jadi bakal ada 7 harapan.

  1. Nggak kalap kalau beli buku lagi. Saya benar-benar harus bisa menahan diri ketika melihat diskonan. Meski di setengah 2016 akhir saya udah bertekad nggak bakal beli buku (meski diskonan) kecuali kalau wishlist, eh ternyata novel-novel diskonan pun banyak yang wishlist hiks hiks. Ini PR banget.
  2. Membaca 50 buku timbunan. IYA INI MULUK BANGET. Namun, nggak apalah ya. Toh masih awal tahun. Masih penuh semangat, yeah! Semoga kesampaian. Biar bisa segera beberes rak, mengeluarkan buku-buku yang sebaiknya dijual gitu supaya beban lebih ringan. :”D
  3. Nabung Read and Keep dengan baik dan benar. Saya turunin deh standarnya jadi 5k/buku dari 10k/buku. Nggak perlu deh dijadikan tantangan juga atau dilaporin ke siapa pun. Ini bakal jadi proyek pribadi sih. HARUS NGGAK BOLEH DIBOBOL CELENGANNYA! *kencangkan ikat pinggang* Di akhir tahun baru boleh dibuka. Oke, Wardah? Mari menabung untuk beli mesin jahit!
  4. Bikin bookish merch di akun rajutan saya, Fiore Craft *semi promosi ceritanya*. Idenya sih udah ada, sayangnya itu waktunya belum mumpuni, huhuhu. Kayaknya Februari baru bisa dicicil ngerjain. Mungkin baru Maret/April bakal rilis. Insya Allah. Kamu bisa, Wardah!
  5. Beli 1 buku/bulan, kayak tahun 2012 silam. Saya mulai beli buku itu 2012 dan Cuma satu buku per bulan. Di 2013 masih terkontrollah, saya belum kenal banyak olshop. 2014 itu mulai parah. 2015 itu parah banget. Saya pikir 2015 bakal jadi yang paling parah, sampai 2016 datang dan diskonan di mana-mana.
  6. Semoga harga buku makin bersahabat. Sejujurnya melihat harga buku belakangan ini tuh sesak banget. Angkanya udah tiga di depan titik. Nggak kuat dompet saya buat beli. Ini salah satu alasan saya mau mengurangi pembelian buku. Toh saya rencananya bakal pakai scoop premium (semoga harganya juga tetap). Namun, kalau harga buku terus-menerus naik-naik ke puncak gunung, sulit juga buat menyentuh banyak golongan supaya makin maju dunia literasi kita. 😦 Meski saya pun merasa payah karena belum melakukan hal-hal besar untuk meningkatkan budaya membaca sih. Ke mana ya perginya semangat sosial saya? *mengenang masa lalu*
  7. Terakhir, sederhana, semoga BBI menjadi wadah yang semakin baik di 2017. Doa lengkapnya saya sampaikan langsung ke langit.

Lebih banyak harapan personal ya? XD Gapapalah ya, karena akhir tahun ini saya benar-benar merasa harus memperbaiki manajemen diri banget. Apalagi 2017 sepertinya bakal jadi tahun yang berat buat saya (tapi semoga tidak). Harapan-harapan lain seperti menyelesaikan skripsi, lulus, dapat pekerjaan di Jogja, dst dst, biarlah saya tulis di tempat terpisah.

Kalau kamu, apa harapanmu? πŸ™‚

Penutup

Ternyata tulisan ini udah melewati 1500 kata. Panjang juga, ya. Padahal isinya mayoritas adalah curhatan. Yang jelas, akhirnya saya berhasil menyelesaikan tulisan ini. Yeah!

Oh, di tahun 2016 ini juga saya membuat keputusan penting, yaitu menjadiΒ bookstagramerΒ aktif. Saya jelas saja masih newbie, tapi saya bersemangat melakukannya. Well, meski saya gagal di Haru Award untuk kategori Bookstagrammer favorit (hiks), saya masih semangat untuk membagikan buku di instagram. Kalau kamu tertarik, boleh cek instagram saya, @missfioree.

Awalnya mau diterbitkan tanggal 1 Januari 2017 sih, tapi udah masuk tanggal 2 nih. Jadi, saya jadwalkan terbit pagi saja.

Oh ya, sebelum berakhir, di 2017 ini saya memulai proyek bersama penulis favorit saya, Tantangan Baca Buku Prisca. Ayo ikutan! Saya tunggu, ya! πŸ˜€

Tulisan ini dibuat untuk Posting Bareng BBI 2016.

Banner Posbar 2016

Advertisements

6 thoughts on “2016 dalam Buku + Harapan 2017

  1. Hai, Wardah, salam kenal. Semoga tahun ini tercapai ya rencana dan target-targetnya. Memang membeli buku suka bikin kalap, dulu juga aku sempat begitu. Mulai tahun kemarin dan insya Allah dilanjutkan tahun ini, aku juga ingin mengerem pembelian buku. Setuju, semakin ke sini, harga buku melambung tinggi, hehehe… Tetap semangat! πŸ™‚

  2. Aku juga suka bangeeet Noblesse!!! Tapi waktu itu berenti di tengah-tengah (entah eps 300 berapa) karena mau nunggu tamat dulu. Eh ini udah tamat di webtoon apa belum yak? xD

    Btw sukses untuk wishlistnya! ^^

    1. Masih ongoing sampai sekarang, aku juga belum lanjut karena nunggu yah nambah satu season dululah paling nggak xD
      Amin, terima kasih ya πŸ™‚

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s