Fantasi · Grasindo · Resensi · Romance

French Pink, Makna di Balik Warna-Warna

Judul: French Pink
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Grasindo
Tebal: 80 halaman

“French Pink ceria, tapi tidak berlebihan seperti Shocking Pink. Ceria, solid, lembut. Itulah French Pink.” (h. 33)

Hitomi bukan hanya kehilangan warna dalam hidupnya, dia juga kehilangan kehidupannya sejak ditinggal kekasihnya. Di saat-saat hidup Hitomi terpuruk, seorang pria aneh menghampirinya. Pria itu memintanya mencari barang-barang yang tak kalah aneh, pita berwarna english lavender hinggal syal french pink.

Untuk apa? Hitomi tidak tahu. Yang jelas, pria aneh berpakaian suram itu selalu saja tahu Hitomi ada di mana. Persis penguntit.

Tentang Warna

French Pink adalah sebuah novela tipis yang mengangkat tema tentang warna. Novela ini dituturkan dengan gaya penulisan sederhana dan ringan berlatar distrik Jiyugaoka, sebuah distrik yang cantik dan penuh warna.

Sedari awal, pembaca akan disuguhkan latar distrik Jiyugaoka. Meski saya belum pernah ke sana, lewat cara penuturannya, Prisca Primasari berhasil membuat saya jatuh cinta dengan distrik itu. Rasanya distrik itu akan jadi tempat yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi.

Nah, distrik seperti Jiyugaoka yang penuh dengan tempat-tempat manis dan berbelanja ini pun berhasil menjadi suram ketika mulai memasuki hidup Hitomi. Lewat karakter Hitomi ini, pembaca diajak merasakan dunia yang mendadak hanya berwana kelabu. Lewat Hitomi juga saya mengenal aneka jenis nama warna yang tidak pernah terbayangkan. Rasanya menyenangkan membaca deretan-deretan warna lewat Hitomi.

Kematian dan Aroma Magis

Di balik warna-warna itu semua, Prisca mengangkat tema cerita yang cukup gelap, tentang kehidupan dan kematian. Lewat Hitomi ini, pembaca diajak merasa terombang-ambing di dunia ini. Lengkap dengan akhir yang membuat sesak. :”

“Menurut saya, kematian lebih baik daripada kehidupan yang tidak berarti.” (h. 35)

Lewat perjalanan Hitomi, pembaca akan diajak melalui hari-hari yang sendu selepas kehilangan. Lengkap dengan kejadian-kejadian yang mengubah hidup Hitomi begitu pria aneh itu muncul. Selain itu, novela tipis berhasil menampilkan aspek magis lewat halaman-halamannya yang singkat. Saya suka bagaimana Prisca Primasari membawa-bawa pembaca lewat pemikiran Hitomi. Saya pun suka pada konsep magis yang dibangun dalam novel ini.

Sayangnya hanya ada beberapa hal yang terkesan dipaksakan. Rasa-rasanya hal tersebut butuh penjelasan lebih. Namun, karena halamannya hanya sedikit, hal-hal itu dibiarkan menggantung. Rasanya seperti makan selai, tapi selainya cuma separuh gitu.

Yah, saya rasa jika novela ini lebih panjang dan lebih diperjelas di sana-sini, akan menjadi novela yang sangat-sangat menyenangkan.

Terakhir

Di balik itu semua, French PinkΒ  merupakan novela yang penuh makna.

Sebagai pecinta tulisan Prisca Primasari, kamu akan menemukan hal-hal yang khas dalam tulisannya. Detail-detail seputar warna, latar penuh pernak-pernik, serta sentuhan magis. Meski pendek, French Pink tetap kaya seperti karya lain penulis.

Selamat membaca!

Advertisements

One thought on “French Pink, Makna di Balik Warna-Warna

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s