manga · Penerbit Haru · Resensi · Romance

Sometoon: Kisah-Kisah di Sekitar Kita

Judul: Sometoon 1
Pengarang: Mojito Mohican
Penerbit: Haru
Tebal: 258 halaman

Sometoon 1 berisi 21 kisah tentang hubungan romantis. Kisah-kisah ini diambil dari kejadian-kejadian di sekitar pengarang, juga dari kiriaman cerita pembacanya.

Meski di paruh awal kisah di Sometoon itu manis-manis sampai bikin mesem-mesem, di paruh akhir ada kisah-kisah yang membuat sesak. Bittersweet. Tentang gejolak yang harus dilalui dalam sebuah hubungan. Mulai dari LDR,ย friendzone, hingga hubungan yang terancam kandas.

Lewat kisah-kisah pendek ini, saya yakin pembaca akan merasa keterikatan. Kisah-kisah Sometoon dekat dan ada di sekitar kita.

‘Jejak langkah yang selalu sendiri kini tidak kesepian setelah bertemu denganmu.’ (h. 252)

Art komik ini sangat sederhana. Mirip doodle. Meski demikian, pengarang justru berhasil menyampaikan perasaan kisahnya dengan sangat pas. Misal di bab 3 yang menunjukkan kota jadi lebih berwarna ketika bersama dengan orang yang kamu sayang. Bikin hati meleleh. ๐Ÿ˜ณย Dan penyajian gambarnya membuat kesan “berwarna” ini semakin bikin hati hangat.

‘Saat kamu berjalan mendekat, ketika itulah kota ini menjadi lebih berwarna.’ (h. 38-39)

Lalu, di setiap akhir judul bab, kadang ada nama pemilik asli cerita tersebut. Kalau penulis lokal, mungkin kita bisa kirim cerita kita sendiri ya. Rasanya asyik gitu. XD

Nah, walau demikian, Sometoon ini saya rasa bakal terasa sedikit membosankan jika pembaca langsung menamatkannya. Kisah-kisahnya pendek dan tidak berkaitan, sehingga ada kemungkinan jika membaca Sometoon langsung blas dari awal sampai akhir, kamu bakal merasa “Lho udah kelar? Kok dikit” begitu ๐Ÿ˜‚

Jadi saran saya jika ingin membaca Sometoon, bacalah sedikit-sedikit dan nikmati ceritanya.ย Sometoonย cocok banget dibaca sedikit-sedikit gini kok. Biarkanย feel setiap cerita terbangun dengan sempurna dalam diri kita, baru lanjutlah cerita berikutnya. Saya rasa bakal lebih terasa.

Komik ini saya rekomendasikan bagi kamu pecinta cerita romantis dan tidak khawatir seyum-senyum gaje sendiri ketika sedang membaca.

Sebelum penutup, saya berikan kutipan favorit saya.

‘Sepertinya jarak di antara kita, enggak sejauh yang kukira.’ (h. 199)

Selamat membaca!

Advertisements

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s