Imaji Terindah; Ketika Chris Hanafiah Jatuh Cinta

Judul: Imaji Terindah
Penulis: Sitta Karina
Penerbit: Literati
Tebal: 290 halaman

Novel ini terdiri dari tiga novela, cerita pertama tentang Kaminari Kei, cerita kedua tentang Chris Hanafiah, dan yang terakhir tentang Nara Hanafiah. Ketiga novela ini tidak memiliki keterkaitan cerita, meski karakter-karakter yang muncul di dalamnya saling berhubungan.

Cerita utamanya sendiri tentang Christoper Hanafiah, terangkum dalam judul yang sama dengan buku ini, Imaji Terindah. Berkisah tentang pertemuan Chris Hanafiah dengan seorang gadis bernama Kianti Srihadi, yang punya nama panggilan Aki. Pertemuan ini membuat hidup Chris berubah, persahabatan Chris dengan Arimbi dan Alde ikut terganggu, dan bahkan hidup Chris dalam keluarga besar Hanafiah ikut terusik.

Penuh Nostalgia

Novel ini dituturkan dengan tempo yang cukup cepat dan terasa terburu-buru. Pada awalnya pembaca akan merasa bingung dengan begitu cepatnya adegan berganti bahkan dalam satu paragraf. Di beberapa bagian juga ada loncatan-loncatan kejadian dalam satu bab yang kemungkinan akan membuat bingung. Meski demikian, buku ini masih asik dinikmati.

Ceritanya pun membuat saya bernostalgia dengan masa lalu, iya dengan novel-novel teenlit yang dulu sempat saya gandrungi. Lengkap dengan trait karakter yang dulu juga populer. Misalnya karakter cowok yang cakep, jago olahraga, kaya, pintar, dan idola sekolah dalam sosok Chris dan karakter cewek yang berbeda tapi berhasil menarik perhatian si idola ini dalam sosok Aki.

Pembaca teenlit sejak era Dealova pasti akan langsung merasakan aroma zaman dahulu dalam Imaji Terindah ini. Lagipula sebenarnya novel ini pun diterbitkan ulang dari judul yang sama. Salah satu novel dari Seri Hanafiah karya Sitta Karina yang terkenal. Jika kamu belum tahu. 😀

Meski bagi pembaca baru, mungkin novel ini akan terasa begitu cepat dan penuh karakter too good to be true dan timeline yang tidak jelas. Namun, jika kamu terus bertahan, saya rasa kamu bakal mulai jatuh cinta pada keluarga Hanafiah dan penasaran dengan mereka semua (seperti saya).

Strata Sosial dan Sahabat

Cerita utama dalam Imaji Terindah tentu saja hubungan Chris dan Aki. Bagaimana keduanya memulai berkenalan, berinteraksi, dan lama-lama muncul kedekatan di antara mereka. Keduanya punya pola pikir yang berbeda sehingga membuat satu sama lain saling penasaran. Dan karena latar keluarga Aki yang biasa-biasa saja berbeda dengan Chris yang super-duper kaya raya itu, tentu saja ada konflik-konflik seputar strata sosial yang muncul.

People are curious about other people’s business.” (h. 157)

Selain itu, Aki yang muncul tiba-tiba ini sebagai murid pindahan merenggangkan persahabatan Chris dengan Arimbi dan Alde. Lengkap dengan masalah yang dimiliki Arimbi dan Alde masing-masing, Imaji Terindah menjelma jadi ‘novel romantis yang menghancurkan persahabatan’. Aibatnya, Chris tentu saja harus mempertahankan persahabatannya tanpa menjauh dari Aki.

“Bicara. Itu satu-satunya yang mampu menyelamatkan persahabatan.” (h. 191)

Konfliknya sendiri sebenarnya menarik. Memang bukan konflik yang unik, tapi karakter Arimbi yang tidak menjelma jadi karakter jahat seperti ibu tiri Cinderella membuat Imaji Terindah berbeda. Sayangnya, eksplorasi Arimbi kurang banyak. Karakter Alde juga dibuat terlalu cepat menghakimi tanpa diberikan cukup ruang bagi pembaca untuk mengerti apa yang sebenarnya dia pikirkan.

Bukan hanya Alde, karakter-karakter pendukung lainnya juga kurang dieksplorasi sehingga pembaca tidak memiliki cukup informasi untuk mengenal dan bersimpati pada mereka. Sayang sekali. Padahal Imaji Terindah punya cukup pondasi untuk menghasilkan karya teenlit penuh nostalgia dengan pengemasan (dan akhir) yang berbeda.

Terakhir

Walaupun demikian, novel ini masih asik untuk dibaca sebagai bacaaan ringan. Cerita tentang Kaminari Kei di awal Imaji Terindah saya rasa bakal sangat-sangat membuat penasaran pembaca (saya buktinya). Lebih lagi karena Kei muncul di Imaji Terindah  dan mengatakan hal-hal itu. Nggak sabar menunggu kapan Kei muncul lagi. XD

Cerita Chris dan Aki sendiri, meski too good to be true, tetap punya pesan menarik yang bisa diambil pembaca. Khususnya soal hubungan dengan orang lain dan kehidupan itu sendiri.

 

“Secara nggak langsung. kamu kayak ngingetin aku, bahwa hidup itu dibawa gampang, tapi jangan ngegampangin hidup.” (h. 130)

Selamat membaca!

 

Advertisements

One thought on “Imaji Terindah; Ketika Chris Hanafiah Jatuh Cinta

tinggalkan catatan....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s