Grasindo · Resensi · Romance

Flat Shoes Oppa: Tentang Cinta yang Penuh Kerelaan

Judul:Β Flat Shoes Oppa
Penulis:Β Citra Novy
Penerbit:Β Grasindo
Tebal:Β 218 halaman

Flat Shoes Oppa bercerita tentang Hyeon Mi yang baru putus dengan pacarnya lalu bertemu seorang lelaki. Lelaki itu memberikan flat shoes pada Hyeon Mi yang sebelah high hell-nya hilang buat dilempar ke mantan pacarnya. Ternyata lelaki itu bukan pegawai toko sepatu melainkan atasan di tempat barunya bekerja bernama Kyuhyun.

Lama kelamaan keduanya semakin dekat. Kyuhyun bahkan berkata akan selalu menjadi flat shoes buat Hyeon Mi. Flat shoes yang selalu melindungi dan rela diinjak. Hyeon Mi lama-lama jatuh hati pada lelaki itu, tapi Kyuhyun selalu meminta Hyeon Mi mencari lelaki lain, lelaki yang lebih baik darinya.

Apakah kisah cinta keduanya bisa berakhir baik? Continue reading “Flat Shoes Oppa: Tentang Cinta yang Penuh Kerelaan”

Advertisements
Penerbit Haru · Resensi · Romance · Young Adult

I Want to Eat Your Pancreas: Sicklit yang Tak Sehoror Judulnya

Judul: I Want to Eat Your Pancreas
Penulis: Sumino Yoru
Penerbit: Haru
Tebal: 309 halaman

Bacanya udah sejak April lalu, tapi review-nya baru sempet dirapiin dan disalin di blog πŸ˜₯

Novel ini berceritaΒ tentang pertemuan ‘aku’ dan Yamauchi Sakura. Pertemuan di rumah sakit itu membuat ‘aku’ tahu rahasia penyakit Sakura dan akhirnya mereka menjadi dekat. Mereka makan bersama, berjalan-jalan ke kota, bahkan melakukan perjalanan dengan kereta.

Meski demikian, teman-teman sekelas mereka tidak percaya bahwa ‘aku’, si murid pendiam yang keberadaannya tidak terasa dalam kelas, bisa dekat dengan Sakura, gadia ceria yang supel luar biasa. Setelah kedekatan ‘aku’ dan Sakura terbongkar di sekolah, banyak yang berubah pada keseharian ‘aku’ yang membosankan. Mulai dari disapa ‘selamat pagi’ hingga kehilangan barang-barang kecil.

Di sisi lain, untuk kali pertama, ‘aku’ harus berhadapan dengan seorang manusia dan sesuatu yang buruk terjadi pada Sakura.

“Aku mau makan pankreasmu.”
“Jiwa kanibalmu tiba-tiba bangkit, ya?” (h. 8)

Continue reading “I Want to Eat Your Pancreas: Sicklit yang Tak Sehoror Judulnya”