Tru & Nelle; Persahabatan di Pelosok Alabama

Judul: Tru & Nelle
Penulis: G. Neri
Penerbit: Nourabooks
Tebal: 308 halaman

Tru & Nelle adalah novelisasi kisah persahabatan dua penulis terkenal, Truman Capote dan Harper Lee. Lewat pengakuan penulis, novel ini telah dibumbui banyak hal yang membuat buku ini penuh petualangan, aksi, dan keseruan selayaknya buku cerita anak-anak.

Di Monroeville, Tru dan Nelle bertemu. Keduanya sama-sama penggemar cerita detektif dan punya imajinasi luar biasa. Keduanya pun merasa terasing, Nelle yang kekurangan kasih ibu dan Tru yang ‘dibuang’ kedua orang tuanya. Di Monroeville, dua orang anak memulai petualangan.

Petualangan kedua anak ini dimulai dari rumah pohon, lalu menjelajahi ke gedung pengadilan, hingga menjelma dalam kertas-kertas berisi cerita karangan mereka sendiri.

“Sekarang kalian bisa menulis kisah kalian. Siapa tahu–mungkin itu akan membawa kalian ke tempat selain gedung pengadilan.” (h. 192)

Read More »

Fortunately, The Milk; Petualangan Sekotak Susu

Judul: Fortunately, The Milk
Penulis: Neil Gaiman
Penerbit: Bloomsbury
Tebal: 160 halaman

Fortunately, The Milk adalah satu buku Neil Gaiman yang suka saya baca berulang-ulang. Alasannya simpel, bacanya cukup butuh tiga puluh menit, ilustrasinya juara, tipografi dalam bukunya keren habis, dan ceritanya absurd tapi sangat menghibur!

Ceritanya tentang seorang ayah yang pergi membeli susu untuk sarapan anaknya. Nah si ayah ini lama banget baliknya. Ternyata saat sedang membeli susu, si ayah ini dihisap UFO, terus melakukan perjalanan ke masa lalu, menyelamatkan diri dari bajak laut dan suku pedalaman, serta terlibat petualangan menyelamatkan dunia. Namun, untunglah di setiap kejadian si ayah berhasil memastikan susu yang dibelinya tetap utuh.

Fortunately, I was still keeping tight hold of the milk in my right hand. (h. 41)

Iya ceritanya gitu doang. ๐Ÿ˜‚ Intinya tentang susu yang dibeli berhasil tetap utuh dalam semua petualangan si ayah gitu. Yah, daripada petualangan si ayah, lebih tepatnya petulangan si kotak susu. Di setiap kejadian yang dialami si ayah, Neil Gaiman ini selalu menuliskan tentang keadaan si kotak susu. Bahkan di penghujung akhir pun, kotak susu ini yang berperan sangat penting dalam masa depan dunia haha.Read More »

Fantastic Mr. Fox – Roald Dahl

Judul: Fantastic Mr. Fox
Penulis: Roald Dahl
Format: audiobook

Mr. Fox punya banyak akal. Dia selalu bisa membawakan makanan untuk keluarganya yang diambil dari pertanian Boggis, Bunce, atau Bean.

Suatu hari, ketiga petani itu ingin membalas perlakukan Mr. Fox. Mereka pun menunggu Mr. Fox di dekat liangnya dengan senapan. Begitu Mr. Fox muncul mereka segera menembaknya. DOR! Mr. Fox harus merelakan ekornya agar bisa selamat.

Sayangnya, ketiga petani itu tidak menyerah begitu saja. Mereka tidak akan pergi dari sana sebelum mendapatkan Mr. Fox. Mereka menggali agar mencapai lubang liang keluarga Mr. Fox. Untuk bertahan hidup, Mr. Fox dan keluarganya menggali tanah semakin dalam dan dalam dan dalam. Namun, akhirnya mereka terjebak di dalam liang. Apakah keluarga Mr. Fox akan mati di dalam tanah?Read More »

The Giving Tree – Shel Silverstein

Judul: The Giving Tree
Penulis: Shel Silverstein
Penerjemah: Sri Noor Verawaty
Penyunting: Rindias H. F.
Pewajah sampul dan isi: Nurhasanah Ridwan
Penerbit: Atria
Tebal: 53 halaman


The Giving Tree adalah buku anak-anak yang saya baca dua hari lalu. Buku setebal 53 halaman ini bisa diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, hanya beberapa menit. Karena, The Giving Tree tergolong dalam buku cerita bergambar.

Buku ini saya baca sebelum Dulu Aku Tikus!, yang lebih dulu telah saya ulas. Sejujurnya, tidak ada rencana sama sekali dalam diri saya untuk membaca children literature. Saya baru mendapatkan beberapa buku anak-anak, dan entah kenapa tangan saya refleks mengambil satu demi satu untuk dibaca. The Giving Tree adalah buku pertama. Selanjutnya saya membaca Le Petit Prince (ulasannya segera). Dan yang terakhir adalah Dulu Aku Tikus!

Ketiganya memberikan dampak yang berbeda dalam diri saya. Buku ini membuat saya merasa jengkel pada si pohon. Sangat-sangat jengkel.

Read More »

Dulu Aku Tikus! – Philip Pullman

Judul: Dulu Aku Tikus!
Penulis: Philip Pullman
Ilustrator: John Lawrence
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Penyunting: Dini Pandia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 256 halaman


Buku ini bercerita tentang Roger, seorang anak kecil yang mendadak mengetuk rumah Bob dan Joan. Pada kedua pasangan tua itu, anak tersebut mengaku bahwa dulunya dia tikus.

“Astaga! Kau siapa?”

“Dulu aku tikus.”

“Apa katamu?”

“Dulu aku tikus.” (h. 10-11)

Bob dan Joan sudah berusaha mencari asal-usul Roger. Mereka mendatangi balai kota untuk mencari data anak hilang, tapi tidak ada anak yang hilang. Mereka mengunjungi panti asuhan hanya untuk mendapati tempat itu tidak layak huni. Mereka melapor di kantor polisi, tapi polisi juga tidak bisa membantu. Mereka datang ke ruman sakit, tapi Roger juga bukan pasien yang kepalamya terbentur seperti perkiraan mereka di awal.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk merawat Roger. Memperlakukan Roger selayaknya anak lelaki biasa berumur sembilan tahunโ€”terlebih mereka sampai saat ini belum juga dikaruniai anak. Dulu, Roger mungkin memang seekor tikus. Tapi sekarang Roger adalah anak laki-laki manusia biasa.Read More »

Jack si Pelompat – Philip Pullman

20150418_101030

Judul: Jack Si Pelompat: Kisah Tentang Keberanian dan Kejahatan
Penulis: Philip Pullman
Penerjemah: Yashinta Melati P.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 128 halaman


Saya tahu nama Philip Pullman dari The Golden Compass, tapi sampai saat ini pun saya belum pernah membaca novel ituโ€”menonton filmnya pun belum selesai entah kenapa. Jadi, Jack Si Pelompat adalah novel Pullman yang pertama kali saya baca.

Pada zaman Victoria, sebelum Superman dan Batman terdengar, ada jagoan lain yang menyelamatkan penduduk dan menangkap para penjahat. (hlm. 5)

Kalimat tersebut adalah klaim yang diberikan penulis di awal mula kisah Jack Si Pelompat ini. Klaim yang saya rasa terlalu membesar-besarkan sosok Jack. Kenapa? Karena dalam kisah ini, kisah petualangan kaburnya tiga bersaudara Summers dari panti asuhan yang kejam, sosok Jack sendiri tidak menjadi tokoh sentral.

Pahlawan-pahlawan yang menolong tiga bersaudara itu bukan hanya Jack, tapi ada Polly (seorang gadis pegawai bar yang dulu pernah diselamatkan Jack) dan Jim (kekasih Polly sekaligus awak kapal Indomitable nama kapalnya indo(mie) di meja) yang membantu. Bahkan ketiga bersaudara itu sendiri juga cukup berhasil menjadi pahlawan bagi diri mereka selama pelarian. Terlebih ada Spangle, anjing yang ditemukan mereka di jalan. Porsi Jack sendiri terlaluโ€ฆ sedikit.

Read More »