Gramedia Pustaka Utama · Resensi · Young Adult

Welcome Home, Rain: Mimpi, Kisah Cinta, dan Keluarga

Judul: Welcome Home, Rain
Penulis: Suarcani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 304 halaman

Welcome Home, Rain bercerita tentang Ghi dan Kei. Keduanya berkenalan lewat kakak adik Danan-Donna. Danan adalah sabahat Ghi, sedang Donna sahabat Kei sejak kecil. Keduanya sempat merasakan kebahagiaan bersama hingga segalanya runtuh. Meninggalkan Ghi dengan sakit hati tak berkesudahan dan Kei dengan kehidupan melarat penuh celaan.

Bagaimana jika keduanya harus kembali bertemu lagi? Continue reading “Welcome Home, Rain: Mimpi, Kisah Cinta, dan Keluarga”

Advertisements
Family · Gramedia Pustaka Utama · Resensi · Romance

The Storied Life of A.J. Fikry; Buku, Pembaca Buku, Penjual Buku, dan Manusia

Judul: The Storied Life of A.J. Fikry
Penulis: Gabrielle Zevin
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 280 halaman

“Tahukah kau, tidak ada toko buku di kota kelahiranku?”
“Benarkah? Alice kelihatannya jenis tempat yang seharusnya memilliki toko buku.”
“Aku tahu. Sebuah tempat kurang sempurna tanpa toko buku.” (h. 212)

A.J. Fikry adalah pemilik satu-satunya toko buku di pulau Alice. Dia mengelola toko buku itu dengan istrinya, Nic, sampai satu hari Nic meninggal dalam kecelakaan. Sepeninggal Nic, hidup A.J. menjadi menyedihkan. Dia menjauhkan dirinya dari penduduk pulau. Dia toh hanya punya Nic di Alice. Lalu, penjualan buku di tokonya merosot tajam dan dia kehilangan Tamerlane yang langka! Lengkap sudah kemalangan A.J.

Sampai suatu hari A.J. mendapatkan paket misterius. Paket itu membuat hidup A.J. perlahan berubah. Perubahan yang memengaruhi hidup A.J., kepribadiannya, toko bukunya, hingga orang-orang pulau Alice. Continue reading “The Storied Life of A.J. Fikry; Buku, Pembaca Buku, Penjual Buku, dan Manusia”

Gramedia Pustaka Utama · Resensi · Romance

Then & Now; Tentang Dua Pasang Kekasih

Judul: Then & Now
Penulis: Arleen A.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 344 halaman

Ruita tidak pernah suka bekerja untuk suku telinga panjang. Rasanya mengerikan dan menjijikan jika harus mengurusi mereka. Akan tetapi, suatu hari Ruita melihat sepasang mata yang mengubah seluruh hidupnya.

Atamu adalah anak bungsu. Dia selalu diperlakukan seperti bocah padahal usianya sudah enam belas musim panas. Bahkan Atamu sudah bisa merasakan ketertarikan pada lawan jedis. Tepatnya pada seorang gadis pelayan yang bekerja di rumahnya.

Rosetta punya segalanya. Keluarga yang menyayanginya, harta yang berllimpah, bahkan kekasih yang melamarnya. Namun, Rosetta merasa semuanya tidak berarti dan hidupnya tidak ingin dihabiskan dengan kekasihnya itu. Rosetta menunggu. Entah menunggu apa … atau siapa.

Andrew dipecat oleh kakeknya di perusahaan keluarga karena terlalu penyendiri. Andrew harus bisa mendapatkan pekerjaan sendiri, hidup tanpa tergantung pada sang kakek, bersosialisasi dengan manusia lain, dan tentu saja menemukan kekasih. Namun, apakah itu mungkin jika dia tidak punya apa pun?

Ruita, Atamu, Rosetta, dan Andrew. Mereka berempat terjalin dalam satu takdir. Continue reading “Then & Now; Tentang Dua Pasang Kekasih”

Gramedia Pustaka Utama · Resensi · Romance

Boy Toy; Kisah Cinta Beda Usia

Judul: Boy Toy
Penulis: aliaZalea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 384 halaman

Boy Toy bercerita tentang Lea, seorang dosen berusia tiga puluhan yang punya masa lalu menyakitkan, dan Taran, seorang personil boyband yang tengah naik daun.

Pertemuan mereka terjadi di Bali. Tanpa sengaja keduanya bertemu. Dan tanpa alasan yang jelas keduanya saling tertarik. Sayang, selepas di Bali, keduanya tidak saling kontak dengan alasan yang (sejujurnya) tolol banget (tapi mungkin kalo di posisi mereka saya juga bakal bersikap gitu). Nah, Taran lambat laun naksir pada Lea dan dimulailah perjuangan Taran mendapatkan hati Lea.

Sayangnya, ada jarak usia yang cukup jauh di antara Taran dengan Lea dan … sesuatu di masa lalu Lea. Apakah keduanya bisa bersatu? Continue reading “Boy Toy; Kisah Cinta Beda Usia”

Gramedia Pustaka Utama · Remaja · Resensi

Trisula Mentari: Teenlit Rasa Lockwood & Co.

Judul: Trisula Mentari
Penulis: Shandy Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 256 halaman

Trisula Mentari punya kelebihan, dia bisa mendengarkan suara-suara tak kasat mata. Bukan hanya itu, keberadaan dirinya pun bisa membuat roh-roh itu menjadi semakin kuat. Berkat kelebihannya ini, Trisula dijauhi teman-temannya, hanya Mikaela yang senantiasa hadir di sisi Trisula.

“Karunia seperti yang kumiliki termasuk kategori aneh, kalau nggak bisa dibilang menakutkan.” (h. 121)

Suatu hari, seorang murid pindahan datang dan memilih duduk dekat Trisula. Murid pindahan bernama Alfa itu bahkan menolak Kristal, sang maharatu, dan lebih memilih duduk bersama Trisula. Saat itu, Trisula berpikir bahwa siapa tahu Alfa berbeda dengan orang-orang lain dalam hidupnya sampai Trisula datang ke rumah Alfa dan mendapati rumah itu dihuni roh jahat.

Apa yang harus Trisula lakukan? Continue reading “Trisula Mentari: Teenlit Rasa Lockwood & Co.”

Gramedia Pustaka Utama · Komedi · Resensi

#Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa.


Judul: #Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa.
Penulis: Adityayoga & Zinnia?
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 76 halaman

Buku terakhir dari seri #Ya Tuhan ini bisa dibilang adalah buku yang paling saya nikmati. Pasalnya tema yang diangkat itu sangat-sangat kekinian. Belum lagi banyak puisi doa yang relateable dan terasa berbeda dari puisi-puisi doa di buku-buku sebelumnya.

Ada begitu banyak puisi doa yang saya simpan di buku ini, saking banyaknya puisi doa yang entah menyentil, terasa dekat, mengundang tawa, atau sekadar memang menyentuh. Puisi doa pertama yang saya suka itu adalah yang ke-4. Berhubung sulit untuk ditulis ulang, biar saya berikan sesuai dengan kenyataan saja ya. Haha. Continue reading “#Ya Tuhan, ponsel, .3gp, doa.”

Gramedia Pustaka Utama · Komedi · Resensi

#Ya Tuhan, desain grafis, deadline, doa.


Judul: #Ya Tuhan, desain grafis, deadline, doa.
Penulis: Adityayoga & Zinnia?
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 76 halaman

Sudah bisa ditebak bahwa buku ini adalah kelanjutan dari #Ya Tuhan, kamu, aku, doa. yang sudah saya ulas sebelumnya. Lagi-lagi tergambar dalam judulnya, buku ini bercerita seputar pekerjaan desain dan tentu saja deadline.

Puisi doa pertama yang menarik perhatian saya adalah puisi ini.

Ya Tuhan.

Maafkan saya berhenti berdoa,
karena harus kembali buka
komputer, barusan ada revisi
mendadak dari klien saya.

Amin (7)

Meski sederhana (seperti doa-doa yang lain di buku seri #Ya Tuhan ini), puisi di atas itu menimbulkan banyak sensasi dalam diri saya. Doa tersebut semacam menyentil saya yang terkadang menunda-nunda “berdoa” karena pekerjaan. Rasanya mementingkan dunia itu memang terlalu sering saya kerjakan. *merenung*

Nah, mari lanjut membahas tema yang diangkat dalam puisi doa di buku ini. Meski tema pekerjaan yang diangkat adalah desain grafis, banyak juga doa yang diungkapkan sangat-sangat relateable dengan saya pribadi. Continue reading “#Ya Tuhan, desain grafis, deadline, doa.”