Random · Wawancara

Buku Berjalan dari Mocco Bukku

[Artikel ini cuma tinggal dirapikan saja sejak akhir sebulan lalu tapi apalah daya diri ini begitu pemalas sehingga baru selesai sekarang T_T *merasa sangat bersalah pada admin Mocco Bukku yang udah menjawab hiks*]

Bagi pegiat instagram aliasΒ bookstagrammer Indonesia, belakangan ada fenomena asik yang sedang ramai. Iya, fenomena bernama #BookCrossingID yang pertama kali digadangkan oleh Mocco Buku, sebuah klub buku di Ponorogo.

Sebelumnya, biar saya jelaskan sedikit soal #BookCrossingID. Jadi book crossingΒ itu sendiri merupakan kegiatan di mana kita meninggalkan (atau memberikan) buku kepada seseorang untuk dibaca dan setelahnya dilanjutkan kepada orang lain lagi (ketika buku itu sudah dibaca). Jadi, buku kita bakal dibaca berbagai orang dan mungkin saja jalan-jalan ke berbagai tempat.

Nah, kalau #BookCrossingID dari Mocco Bukku sendiri berbasis instagram, sehingga buku tersebut tidak asal ditinggalkan dan bisa dilihat sedang ada di tangan siapa sekarang.

Saya sendiri merasa penasaran dengan kegiatan #BookCrossingID klub buku ini sehingga menyempatkan diri untuk berbincang sejenak bersama mereka. Pada awalnya, wawancara ini ingin saya sertakan dalam artikel maraton HUT BBI, tapi apalah daya ide datang terlambat dan nggak keburu. Jadi, di sinilah artikel ini sekarang πŸ˜€ Continue reading “Buku Berjalan dari Mocco Bukku”

Advertisements
Event · Random

[#BBIHUT6] Cari Tahu Tentang Buku Bekas

Halooo! Siapa di sini yang suka beli buku bekas? πŸ˜€

Nah, sebetulnya buat hari ini saya mau cerita soal #BookCrossingID yang lagiΒ happening di jagat instagram, tapi sayangnya idenya datang terlambat dan wawancara dengan narasumber saya belum selesai, hiks. Oleh sebab itu, buat hari ini saya mau bercerita tentang buku bekas.

Apa itu “buku bekas”?

Buku bekas adalah buku bekas *ditendang* Buku bekas itu dilabelkan pada buku yang sudah tidak bersegel dan sudah dibaca (minimal sekali). Intinya sudah tidak cling-cling mengkilap lagi seperti yang dipajang di toko buku. Continue reading “[#BBIHUT6] Cari Tahu Tentang Buku Bekas”

Event · Random

[#BBIHUT6] Enam Tahun Sudah BBI Ada

Enam tahun sudah. Bisa dibilang tahun depan Bebi bakal mulai pakai seragam putih merah dan tiap pagi berangkat sekolah penuh semangat. Tapi Bebi bukan manusia, jadi tentu saja itu hanya angan.

Dari nomor member yang saya dapat, saya bergabung dalam keluarga BBI di Februari 2015. Nggak terasa ternyata sudah cukup lama berlalu. Sejujurnya, sampai detik ini saya nggak merasa jadi blogger buku yang makin kece sih dan saya tahu kenapa. Yah gimana mau makin kece kalau nggak diseriusin ya *menggelundung*

Namun, selama sekitar 2 tahun lebih ini … BBI jelas menjadi sesuatu yang sangatsangatsangat berarti dalam hidup saya. Continue reading “[#BBIHUT6] Enam Tahun Sudah BBI Ada”

Event · Random

[#BBIHUT6] Agar Buku Bisa Ditimbun Ratusan Tahun

Siapa di sini yang suka menimbun buku? Iya, yang setiap beli buku nggak langsung dibaca tapi justru disimpan (entah dalam rak buku, di dalam kotak, di bawah tempat tidur, atau digeletakkin masih dalam bungkus plastiknya).

Yah, berkarir(?) sebagai blogger bukuΒ meski seringnya males dan ujung-ujungnya gitu doang dan bergabung dalam keluarga BBI membuat saya tertular banyak sekali virus-virus. Virus rekomendasi buku, virus membeli buku diskonan, virus mengadopsi buku-buku bekas, bahkan virus mengoleksi buku “1000 buku yang harus kamu baca sebelum mati”. Nah, saya rasa, menjadi penimbun buku adalah sebuah keniscayaan bagi pembaca buku Β yang berinteraksi dengan pembaca buku lainnya. Sepakat? πŸ˜€

Baiklah, sebagai penimbun (entah satu-dua buku saja atau mencapai ratusan), saya rasa kita semua akan menghadapi fakta buku-buku yang bisa rusak. Apalagi jika menyimpannya sembarangan. Oleh sebab itu, saya mencoba menuliskan beberapa kiat yang bisa kamu terapkan agar timbunanmu, yah katakan saja, bisa bertahanΒ lama ratusan tahun. Continue reading “[#BBIHUT6] Agar Buku Bisa Ditimbun Ratusan Tahun”

Random

2016 dalam Buku + Harapan 2017

 

2016-dalam-buku

Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya berniat menuliskan kehidupan saya dan buku di 2016 silam. Pasalnya, ada begitu banyak hal yang terjadi antara saya dan buku di 2016. :”)

Tulisan ini ditulis sekalian untuk Posbar BBI. Awalnya mau dipisahin, habis tulisan ini banyak curhatannya, tapi susah buat memisahkan buku terbaik 2016 atau harapan 2017 dengan tulisan tentang kehidupan saya dan buku ini. Jadi, maafkan kalau tulisan ini panjang. Sila tinggalkan juga jika kamu merasa bosan dengan ocehan saya. I don’t mind.

Awal-awal tahun saya mulai dengan cukup semangat. Terbukti dengan cukup banyaknya buku-buku yang saya baca. Bahkan kalau tidak salah saya menghabiskan hari pertama dengan membaca, haha. Seperti tahun lalu, saya ikutan tantangan-tantangan yang mulai menjamur begitu tahun akan berganti. Continue reading “2016 dalam Buku + Harapan 2017”

Random

Baca … Di mana?

Tema posbar bulan November itu adalah tema paling susah. SUSAH BANGET!

Mau tahu kenapa?

  1. Saya pengguna kendaraan pribadi, jadi sangat amat sangat jarang saya ke tempat-tempat umum atau menggunakan kendaraan umum. Padahal lokasi-lokasi ini adalah lokasi yang katanya cukup banyak orang membaca di tempat umum.
  2. Aktivitas saya terbatas pada kampus, ruang dosen, dan kosan. Sekalinya lewat lobi kampus pun nggak menemukan orang yang membaca. 😦 Pas ke perpustakaan ada sih yang lagi baca, tapi baca diktat kuliah. Apa seharusnya saya foto aja?
  3. SAYA NGGAK KEMANA-MANA. Ini poin paling penting, Sebab, bulan lalu, ketika saya mengadakan perjalanan singkat ke Solo, saya menemukan satu-dua orang yang asyik membaca dalam kereta. Tentu saja saya nggak menyapa, karena saya juga asyik membaca. 😦

Saya sudah menyimpulkan bakal nggak ikutan posbar ini sampai suatu hari saya menemukannya! Continue reading “Baca … Di mana?”